Harga Minyak Dunia Tembus USD100, Konflik AS-Iran Bikin Pasar Bergejolak

JurnalLugas.Com — Harga minyak dunia melonjak pada perdagangan Kamis, 1 Oktober 2026. Kenaikan terjadi setelah muncul laporan mengenai tambahan kekuatan militer Amerika Serikat ke Timur Tengah yang memicu kekhawatiran konflik dengan Iran semakin meluas.

Minyak Brent menjadi perhatian utama setelah harganya kembali menembus level USD100 per barel. Kontrak berjangka Brent untuk pengiriman Desember 2026 ditutup naik 4,37 persen menjadi USD102,31 per barel.

Bacaan Lainnya

Kenaikan juga terjadi pada minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat. Kontrak WTI tercatat menguat 2,71 persen ke level USD92,87 per barel.

Baca Juga  Brent Tembus USD105, Konflik Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Minyak Global

Ketegangan Timur Tengah Tekan Pasar

Pasar minyak merespons laporan mengenai pergerakan tambahan kekuatan militer AS ke kawasan Timur Tengah. Laporan Wall Street menyebut Washington mengirim kapal induk ketiga dan hingga 10.000 pasukan tambahan ke kawasan tersebut.

Langkah itu berlangsung ketika Presiden Donald Trump disebut kembali mempertimbangkan kemungkinan serangan terhadap Iran setelah pemilu sela AS.

Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah. Ketidakpastian geopolitik biasanya membuat pelaku pasar memperhitungkan risiko terhadap distribusi energi global.

Di sisi lain, China juga menangguhkan ekspor sejumlah produk minyak. Keputusan tersebut menambah kekhawatiran mengenai ketersediaan bahan bakar di pasar internasional.

Baca Juga  Harga Minyak Dunia Turun Tajam Usai AS dan Iran Hentikan Serangan, Brent Menjauh dari USD100

Dua sentimen itu eskalasi ketegangan di Timur Tengah dan pembatasan ekspor produk minyak China menjadi faktor utama yang mendorong harga minyak bergerak tajam pada perdagangan tersebut.

Pergerakan harga minyak selanjutnya masih akan sangat dipengaruhi perkembangan hubungan AS dan Iran serta kebijakan pasokan energi dari negara-negara utama.

Baca berita ekonomi dan perkembangan pasar lainnya hanya di JurnalLugas.Com.
JurnalLugas.Com

(Endarto)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait