Luky Alfirman dan Nurkholisoh Resmi Jadi Wamenkeu, Ini Profil Keduanya

JurnalLugas.Com — Presiden Prabowo Subianto melantik Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis, 1 Oktober 2026.

Pelantikan tersebut menambah komposisi pimpinan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjadi tiga wakil menteri. Luky dan Nurkholisoh akan bekerja bersama Wamenkeu Juda Agung untuk mendampingi Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

Bacaan Lainnya

Pengangkatan keduanya tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029.

Dalam prosesi tersebut, Prabowo memimpin pengucapan sumpah jabatan yang diikuti kedua pejabat baru. Mereka menyatakan komitmen menjalankan tugas berdasarkan konstitusi, peraturan perundang-undangan, serta tanggung jawab jabatan.

Luky Alfirman, Birokrat Senior Kemenkeu

Luky Alfirman membawa pengalaman panjang dari dalam tubuh Kemenkeu. Ia mulai berkarier di Direktorat Jenderal Pajak pada 1995 dan telah menempati berbagai posisi strategis selama lebih dari tiga dekade.

Baca Juga  Prabowo Klaim Petani Bahagia dan Sejahtera Pertumbuhan Pertanian Tertinggi di 53 Tahun

Sebelum menjadi Wamenkeu, Luky menjabat Direktur Jenderal Anggaran sejak Mei 2025. Ia juga pernah menduduki sejumlah posisi penting, antara lain Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko serta Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan.

Pengalaman Luky tidak hanya berada pada bidang perpajakan dan anggaran. Ia juga pernah menjalankan sejumlah tugas di Badan Kebijakan Fiskal yang berkaitan dengan kebijakan APBN dan ekonomi makro.

Dari sisi pendidikan, Luky merupakan lulusan Teknik Industri Institut Teknologi Bandung. Ia kemudian meraih gelar PhD bidang ekonomi dari University of Colorado, Boulder, Amerika Serikat, pada 2004.

Nurkholisoh Bawa Pengalaman Ekonomi dan Bank Sentral

Berbeda dengan Luky, Nurkholisoh Ibnu Aman memiliki rekam pengalaman kuat sebagai ekonom dan peneliti.

Nurkholisoh tercatat pernah menjadi senior economist di Bank Indonesia. Setelah menjalani pendidikan doktoral di University of Edinburgh Business School, ia kembali bergabung dengan Bank Indonesia sebagai senior researcher pada November 2024.

Baca Juga  Prabowo ke Rusia Bertemu Putin dan Bicara di Forum Ekonomi Dunia SPIEF 2025

Sebelumnya, ia juga pernah bekerja sebagai senior associate di Ernst & Young. Pengalamannya mencakup bidang ekonomi, keuangan, riset, dan kebijakan moneter.

Pendidikan Nurkholisoh dimulai dari Teknik Industri ITB. Ia kemudian melanjutkan studi ke Chalmers University of Technology, University of Chicago Booth, hingga University of Edinburgh Business School untuk bidang keuangan.

Dengan masuknya Luky dan Nurkholisoh, struktur Wamenkeu kini kembali berjumlah tiga orang.

Ketiganya akan mendukung Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam menjalankan agenda Kemenkeu sampai akhir periode Kabinet Merah Putih 2024-2029.

Informasi berita lainnya dapat dibaca di JurnalLugas.Com.

(Catur)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait