Houthi Klaim Serang Bandara Riyadh hingga Kilang Aramco di Jeddah

JurnalLugas.Com — Kelompok Houthi atau Gerakan Ansar Allah Yaman mengklaim melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah fasilitas strategis di Arab Saudi pada Senin, 5 Oktober 2026.

Juru Bicara Militer Houthi, Yahya Saria, mengatakan serangan tersebut dilakukan melalui tiga operasi militer yang menggunakan rudal balistik, rudal jelajah dan pesawat nirawak.

Bacaan Lainnya

Sasaran pertama yang disebut Houthi adalah Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. Operasi berikutnya diarahkan ke kilang milik perusahaan minyak dan gas negara Saudi Aramco di Rabigh.

Baca Juga  Serangan Iran Hantam Pangkalan Militer, Abbas Araghchi Minta Arab Saudi Usir Pasukan AS

Sementara operasi ketiga disebut menyasar Bandara Abha, Pangkalan Udara Khamis Mushait dan Kamp Aqifa di wilayah Asir. Houthi juga mengklaim sejumlah lokasi vital di Najran dan Jizan turut menjadi sasaran.

Saria menyebut rangkaian operasi tersebut sebagai serangan militer strategis. Namun, dalam materi yang disampaikan, tidak terdapat keterangan mengenai dampak atau kerusakan akibat serangan yang diklaim tersebut.

Houthi juga menyatakan wilayah udara Arab Saudi sebagai zona operasi militer, dengan pengecualian wilayah udara di atas Mekkah dan Madinah.

Baca Juga  Houthi Tembakkan Rudal Hipersonik ke Israel Klaim Beersheba dan Pelabuhan Eilat Hancur

Klaim tersebut menempatkan sejumlah fasilitas penerbangan, militer dan energi Arab Saudi sebagai sasaran dalam operasi yang disebut dilancarkan Houthi.

Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com

(Handoko)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait