Relawan Jokowi Mania Desak Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Ini Alasannya

JurnalLugas.Com – Kehadiran Joko Widodo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis, 5 November 2026, menjadi momentum bagi Relawan Jokowi Mania untuk kembali menyuarakan tuntutan dalam perkara dugaan pencemaran nama baik terkait polemik ijazah.

Ketua Relawan Jokowi Mania, Andi Azwan, meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) segera menahan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa.

Bacaan Lainnya

Desakan itu disampaikan setelah Jokowi hadir sebagai saksi sekaligus menunjukkan dokumen ijazahnya di hadapan persidangan.

Andi menilai kehadiran Jokowi telah menjawab keraguan pihak-pihak yang sebelumnya mempersoalkan kesediaannya memberikan keterangan secara langsung di pengadilan.

Baca Juga  Jokowi Indonesia Dinobatkan Negara Paling Dermawan di Dunia

Ia bahkan melontarkan kritik keras kepada pihak yang dianggapnya telah menyebarkan tudingan mengenai keaslian ijazah Jokowi.

“Pelaku-pelaku fitnah ijazah Jokowi palsu harusnya hari ini juga langsung ditahan,” ujar Andi Azwan.

Pernyataan tersebut sekaligus memperlihatkan sikap Relawan Jokowi Mania yang menginginkan proses hukum terhadap perkara ini berjalan lebih tegas.

Mereka menilai kehadiran Jokowi di ruang sidang seharusnya menjadi pertimbangan bagi JPU untuk mengambil langkah lanjutan.

Sebelumnya, Jokowi memenuhi panggilan sebagai saksi dalam persidangan yang berlangsung di PN Jakarta Timur. Ia membawa dokumen pendidikan, termasuk ijazah yang menjadi pokok polemik dalam perkara tersebut.

Meski demikian, permintaan Andi Azwan agar Roy Suryo dan Dokter Tifa ditahan merupakan desakan dari pihak relawan, bukan keputusan pengadilan. Proses penahanan tetap harus mengikuti ketentuan hukum dan kewenangan aparat penegak hukum.

Perkembangan persidangan ini membuat polemik ijazah Jokowi kembali menjadi perhatian publik.

Selain keterangan saksi, sikap JPU terhadap tuntutan penahanan yang disampaikan relawan juga menjadi hal yang dinantikan.

Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com

(Soefriyanto news)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait