Abdul El-Sayed Jadi Muslim Pertama Terpilih ke Senat AS, Perjalanan Dokter Keturunan Mesir

JurnalLugas.Com — Abdul El-Sayed mencatat sejarah dalam politik Amerika Serikat. Politikus Partai Demokrat keturunan Mesir-Amerika itu diproyeksikan memenangkan pemilihan Senat dari Michigan dan menjadi Muslim pertama yang terpilih sebagai anggota Senat AS.

El-Sayed mengalahkan kandidat Partai Republik, Mike Rogers, dalam persaingan memperebutkan kursi yang ditinggalkan Senator Demokrat Gary Peters karena pensiun. Kemenangan tersebut sekaligus mempertahankan kursi Michigan untuk Partai Demokrat.

Bacaan Lainnya

Meski hasil kemenangan telah diproyeksikan, El-Sayed baru akan resmi menjalankan tugas sebagai senator ketika Kongres baru mulai bersidang pada Januari 2027.

Kemenangan ini menjadi tonggak baru bagi keterwakilan Muslim dalam lembaga legislatif tertinggi Amerika Serikat. Sebelumnya, sejumlah politikus Muslim telah lebih dahulu duduk di Dewan Perwakilan Rakyat AS, tetapi belum ada yang terpilih menjadi anggota Senat.

Dalam pidato kemenangannya, El-Sayed menyampaikan apresiasi kepada warga Michigan yang telah memberikan dukungan. Ia berjanji membawa semangat dan kepedulian yang sama ketika menjalankan tugas di Senat.

“Michigan, saya tidak sabar untuk mengabdi kepada kalian dengan kemurahan hati, keterbukaan pikiran, keteguhan, dan kesungguhan,” kata El-Sayed kepada para pendukungnya.

Berawal dari Dunia Kedokteran

Sebelum terjun ke politik, El-Sayed dikenal sebagai dokter dan pejabat kesehatan masyarakat. Pria berusia 42 tahun itu lahir di Rochester Hills, Michigan, dari keluarga imigran Mesir.

Pendidikan tingginya ditempuh di sejumlah universitas ternama. Ia menyelesaikan studi di University of Michigan pada 2007, kemudian meraih gelar doktor kesehatan masyarakat dari University of Oxford pada 2011 melalui program beasiswa Rhodes Scholar.

Pada 2014, El-Sayed memperoleh gelar kedokteran dari Columbia University. Setahun kemudian, ia dipercaya menjadi direktur kesehatan Kota Detroit.

Dalam jabatan tersebut, ia terlibat dalam upaya membangun kembali pelayanan kesehatan masyarakat Detroit setelah kota itu mengalami krisis keuangan. Ia mengakhiri masa jabatannya pada 2017.

El-Sayed kemudian mencoba peruntungan di politik dengan mengikuti pemilihan gubernur Michigan pada 2018. Namun, langkahnya terhenti setelah kalah dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat.

Kariernya di bidang pemerintahan berlanjut pada 2023 hingga 2025 ketika menjabat sebagai direktur Departemen Kesehatan, Layanan Kemanusiaan, dan Urusan Veteran Wayne County.

Kampanye Diwarnai Perdebatan Agama dan Isu Israel

Perjalanan El-Sayed menuju Senat tidak berlangsung tanpa kontroversi. Latar belakang agama dan pandangan politiknya menjadi salah satu isu yang banyak diperdebatkan selama kampanye.

Presiden Donald Trump dan sejumlah politikus Partai Republik berulang kali melontarkan kritik terhadap El-Sayed, termasuk mengaitkannya dengan ekstremisme Islam. El-Sayed membantah tuduhan tersebut.

Persaingan juga diwarnai perbedaan pandangan mengenai kebijakan Amerika Serikat terhadap Israel. El-Sayed dikenal sebagai pengkritik dukungan militer AS kepada Israel dan menyerukan penghentian bantuan militer tanpa syarat.

Di dalam Partai Demokrat sendiri, pencalonannya sempat memunculkan perbedaan sikap. Namun, El-Sayed berhasil melewati pemilihan pendahuluan pada Agustus 2026 setelah mengalahkan anggota DPR AS Haley Stevens.

Ia juga mendapat dukungan sejumlah tokoh progresif, termasuk Senator Bernie Sanders dan anggota DPR Alexandria Ocasio-Cortez.

Dalam kampanye, El-Sayed membawa sejumlah agenda, seperti memperluas akses layanan kesehatan melalui program Medicare for All, menekan biaya perumahan, serta mengurangi pengaruh kelompok donatur kaya dalam politik.

Bukan Muslim Pertama di Kongres AS

Terpilihnya El-Sayed menjadi sejarah khusus bagi Senat AS, tetapi bukan kali pertama politikus Muslim menduduki jabatan di Kongres.

Keith Ellison lebih dahulu mencatat sejarah pada 2006 sebagai Muslim pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres AS.

Pada 2018, Rashida Tlaib dan Ilhan Omar juga mencatat sejarah sebagai perempuan Muslim pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres.

Kini, kemenangan El-Sayed membuka babak baru keterwakilan Muslim di Senat. Ia akan menjadi anggota Muslim pertama di lembaga tersebut setelah resmi dilantik pada Januari 2027.

Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com

(Dahlan)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Iran Respons Pemilu AS, Qalibaf Rakyat Amerika Tidak Ingin Perang

Pos terkait