JurnalLugas.Com – Emiten rumah sakit, PT Bundamedik Tbk (BMHS), resmi mengumumkan pengangkatan dua anggota komisaris baru pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar hari ini. Keputusan ini menghasilkan perubahan penting dalam susunan Dewan Komisaris, dengan penunjukan Retno Marsudi dan drg. Arianti Anaya sebagai Komisaris Independen.
Menurut Komisaris Utama BMHS, Ivan Rizal Sini, langkah ini merupakan upaya strategis untuk memperkuat kepemimpinan perusahaan di tengah dinamika industri kesehatan yang terus berkembang. “Dengan keahlian multidisiplin dari para profesional yang bergabung, kami optimistis dapat menghadapi tantangan industri kesehatan sekaligus mendukung visi pertumbuhan berkelanjutan,” ujar Ivan.
Profil Retno Marsudi: Diplomat Senior dengan Fokus pada Kesehatan Global
Retno Marsudi, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (2014–2024), dikenal atas dedikasinya pada isu kesehatan, khususnya kesejahteraan ibu dan anak. Selama masa pandemi Covid-19, Retno memainkan peran kunci dalam memastikan Indonesia mendapatkan akses vaksin yang adil melalui diplomasi internasional.
“Pengalaman Retno dalam isu strategis global memberikan perspektif yang sangat relevan bagi BMHS untuk menghadirkan layanan kesehatan keluarga yang holistik dan komprehensif,” tambah Ivan.
Arianti Anaya: Pakar Sistem Kesehatan Nasional
Sementara itu, drg. Arianti Anaya adalah figur berpengalaman di sektor kesehatan yang pernah memimpin berbagai unit utama di Kementerian Kesehatan. Keahlian Arianti dalam pengelolaan layanan kesehatan nasional diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap ekosistem BMHS.
“Dengan latar belakangnya yang kuat, kami percaya Arianti dapat membantu BMHS menghadirkan layanan kesehatan yang lebih inklusif dan terintegrasi,” ujar Ivan.
Komitmen BMHS Menuju 2025
Memasuki tahun 2025, BMHS semakin memantapkan komitmennya untuk menghadirkan layanan kesehatan unggulan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Agus Heru Darjono, Direktur Utama BMHS, menegaskan bahwa perusahaan siap memperluas dampak layanan kesehatan yang holistik dan inovatif.
“Dengan formasi kepemimpinan yang solid dan didukung sumber daya manusia yang kompeten, kami memperkuat visi menjadi penyedia layanan kesehatan yang inovatif dan berkelanjutan di Indonesia,” tutur Agus.
Pengangkatan ini menegaskan tekad BMHS untuk terus berkembang sebagai salah satu pemain utama dalam industri layanan kesehatan di Tanah Air. Dukungan dari tim kepemimpinan baru yang kompeten akan menjadi aset berharga dalam mempercepat transformasi layanan kesehatan demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.






