JurnalLugas.Com — PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) merampungkan tahap pertama akuisisi properti rumah sakit dari First Real Estate Investment Trust (First REIT). Nilai transaksi untuk lima perusahaan pemilik aset tersebut mencapai Rp3,5 triliun.
Lima aset yang masuk dalam transaksi ini merupakan properti rumah sakit Siloam di Palembang, Purwakarta, Bali, Lippo Village, dan Kebon Jeruk.
Akuisisi dilakukan melalui anak usaha SILO, PT Megapratama Karya Bersama. Langkah ini menjadi bagian dari rencana Siloam mengambil alih 14 perusahaan pemilik properti rumah sakit yang sebelumnya berada dalam portofolio First REIT.
Rencana transaksi telah mendapat persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 22 September 2026.
Total Transaksi Sekitar Rp9 Triliun
SILO sebelumnya mengumumkan rencana akuisisi 14 perusahaan pemilik properti rumah sakit dari total 27 anak usaha First REIT pada April 2026.
Keseluruhan transaksi dirancang mencapai sekitar Rp9 triliun dan dibagi dalam dua tahap.
Pada tahap pertama, nilai transaksi yang direncanakan sebelumnya mencapai Rp5,12 triliun dengan cakupan delapan properti rumah sakit. Aset tersebut meliputi Siloam Lippo Village, Kebon Jeruk, Manado, Denpasar, Purwakarta, Kupang, Sriwijaya, dan Baubau.
Transaksi tahap pertama menggunakan skema perjanjian jual beli bersyarat. Namun, penyelesaian yang diumumkan kali ini mencakup lima perusahaan dengan nilai Rp3,5 triliun.
Sementara itu, tahap kedua mencakup enam properti dengan nilai transaksi Rp3,88 triliun. Aset tersebut terdiri dari Siloam Lippo Cikarang, MRCCC, Makassar, TB Simatupang, Labuan Bajo, dan Yogyakarta.
Tahap kedua direncanakan menggunakan mekanisme opsi jual oleh pihak penjual.
Dengan rampungnya akuisisi lima perusahaan pada tahap pertama, Siloam melanjutkan langkah konsolidasi kepemilikan properti rumah sakit yang menjadi bagian dari jaringan usahanya.
Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com
(Hans)






