Saham PANI dan CBDK Meroket Proyek PIK 2 Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

JurnalLugas.Com – Saham dua emiten properti milik taipan Aguan dan Grup Salim, yakni PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dan anak usahanya PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), mencatatkan lonjakan signifikan pada perdagangan Rabu (18/6/2025), memperpanjang tren penguatan yang telah berlangsung sejak awal pekan ini.

PANI menguat tajam sebesar 7,21 persen ke level Rp11.900 per saham dengan nilai transaksi yang mencapai Rp203,05 miliar. Dalam kurun waktu sepekan, saham ini telah menanjak 8,18 persen, mencerminkan optimisme pelaku pasar terhadap prospek bisnis perseroan.

Sementara itu, saham CBDK turut menguat 3,73 persen ke harga Rp6.250 per saham. Meski demikian, performa mingguan emiten ini justru menurun 1,96 persen, berbeda arah dengan induknya yang tengah dalam momentum akumulasi pasar.

Analis Maybank Sekuritas Indonesia dalam riset terbarunya menyampaikan pandangan positif terhadap prospek keuangan PANI. Laba bersih perusahaan diproyeksikan akan mengalami rebound signifikan pada 2026 hingga 2027, didorong oleh percepatan pembangunan kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) yang kini menjadi salah satu ikon kota mandiri premium di Jakarta.

“PIK 2 memiliki potensi menjadi pengembang dengan pre-sales tertinggi secara nasional, terutama karena cadangan lahan yang luas dalam rencana induknya,” tulis Maybank dalam laporan tersebut.

Lebih jauh, analis juga menyoroti peluang injeksi lahan baru yang berpotensi meningkatkan revised net asset value (RNAV) perusahaan. Selain itu, ekspansi proyek seperti pembangunan convention center dan pelabuhan komersial dinilai akan memberikan efek berganda terhadap kenaikan nilai properti di kawasan tersebut.

Dengan prospek yang menjanjikan tersebut, Maybank Sekuritas kembali melanjutkan liputan saham PANI dengan rekomendasi beli (buy) serta menetapkan target harga pada level Rp12.800 per saham.

Untuk informasi dan berita ekonomi terkini lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait