CIA dan IAEA Ragukan Klaim AS Lumpuhkan Nuklir Iran Teheran Tolak Inspeksi

JurnalLugas.Com – Klaim Amerika Serikat soal keberhasilan menghancurkan fasilitas nuklir Iran lewat operasi militer besar-besaran mendapat sorotan tajam dari komunitas intelijen internasional. Tak hanya dari dalam negeri, bahkan CIA dan DIA menyatakan bahwa kerusakan yang dialami Teheran kemungkinan tidak seberat yang diumumkan Washington.

Dalam pernyataan terbarunya, seorang pejabat tinggi intelijen AS menyebut bahwa “efek serangan lebih bersifat taktis, bukan strategis”. Artinya, program nuklir Iran mungkin hanya tertunda dalam hitungan bulan, bukan benar-benar dilumpuhkan seperti diklaim Gedung Putih.

Bacaan Lainnya

Di sisi lain, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) turut menyuarakan keraguan. Badan tersebut mendesak akses langsung ke sejumlah lokasi utama seperti Natanz dan Fordow. Namun Iran justru merespons dengan langkah mengejutkan: menangguhkan kerja sama diplomatik dengan IAEA dan menolak permintaan inspeksi.

Baca Juga  Presiden Prabowo dan Joe Biden Komitmen Kemerdekaan Palestina Bagaimana Trump

“IAEA telah kehilangan netralitas,” tegas Kemenlu Iran dalam pernyataan singkatnya, kepada media, Kamis (26/6).

Dunia Internasional Bingung: Hancur atau Masih Aktif?

Penolakan Iran memicu spekulasi global. Beberapa analis menilai, langkah itu bisa berarti Teheran sedang menyembunyikan kerusakan minim yang dialami fasilitasnya. Namun tak sedikit pula yang curiga bahwa Iran sedang menata ulang kekuatan nuklirnya secara diam-diam.

Sejumlah negara Eropa menyayangkan sikap tertutup Iran. Sementara itu, Washington justru mengumumkan bahwa perundingan lanjutan terkait kesepakatan nuklir akan dimulai minggu depan.

“Gencatan senjata membuka ruang diplomasi, tapi transparansi tetap mutlak,” ucap sumber diplomatik AS singkat.

Klaim keberhasilan militer AS dan Israel kini dipertanyakan. Ketika CIA dan IAEA meragukan efektivitas serangan, dan Iran enggan membuka akses inspeksi, teka-teki masa depan nuklir Teheran belum terjawab. Dunia internasional kini menanti kepastian di tengah gencatan senjata yang masih rapuh.

📰 Baca terus update terbarunya hanya di: JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait