JurnalLugas.Com — Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih dibayangi tekanan pasar membuat sejumlah pejabat negara mendatangi Bursa Efek Indonesia pada Selasa, 19 Mei 2026. Kehadiran para petinggi lembaga ekonomi dan pemerintahan itu langsung menarik perhatian pelaku pasar.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad terlihat menyambangi Gedung Bursa Efek Indonesia di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta.
Dalam kunjungan tersebut, Dasco didampingi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Frederica Widyasari Dewi, CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria.
Rombongan tiba sekitar pukul 10.30 WIB dan langsung menuju lantai enam untuk melakukan pertemuan dengan jajaran BEI. Hingga kunjungan berlangsung, para pejabat tersebut belum memberikan pernyataan resmi terkait agenda maupun tujuan spesifik kedatangan mereka.
Kehadiran sejumlah tokoh penting itu terjadi di tengah kondisi pasar saham yang masih bergerak fluktuatif. Pada perdagangan Selasa pagi, IHSG tercatat dibuka melemah tipis di level 6.599,21. Sementara indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan ikut turun ke posisi 650,49.
Pelaku pasar saat ini masih cenderung mengambil sikap wait and see sambil menanti keputusan suku bunga acuan dari Bank Indonesia. Tekanan terhadap nilai tukar rupiah memunculkan spekulasi bahwa BI berpeluang melakukan penyesuaian terhadap BI-Rate dalam rapat dewan gubernur pekan ini.
Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim menilai pergerakan IHSG masih akan bergerak dinamis dalam rentang terbatas.
“Pasar masih menunggu arah kebijakan suku bunga serta perkembangan eksternal global,” ujarnya dalam kajian pasar.
Selain tekanan nilai tukar rupiah, investor juga mencermati arus dana asing dan kondisi ekonomi global yang masih belum sepenuhnya stabil. Situasi tersebut membuat perdagangan saham domestik bergerak lebih hati-hati sepanjang awal pekan ini.
Pengamat pasar modal menilai kunjungan sejumlah pejabat ke BEI dapat menjadi sinyal perhatian pemerintah terhadap stabilitas pasar keuangan nasional. Kepercayaan investor dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga pergerakan pasar tetap kondusif di tengah tekanan ekonomi global.
Sementara itu, pelaku pasar berharap keputusan Bank Indonesia nantinya mampu memberikan sentimen positif bagi IHSG dan nilai tukar rupiah dalam beberapa hari ke depan.
Ikuti berita ekonomi, pasar modal, dan investasi terbaru lainnya di JurnalLugas.Com
(William)






