JurnalLugas.Com — Iis Herijati Direktur Operasional Bank Maspion (BMAS) telah resmi menyampaikan pengunduran dirinya. Surat pengunduran diri itu diterima perusahaan pada 1 Oktober 2025. Keputusan ini memicu langkah cepat dari manajemen untuk mengagendakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) demi membahas pergantian pengurus.
Seusai menyampaikan resign, dipastikan bahwa posisi direktur operasional menjadi kosong. Dalam waktu dekat, perusahaan akan mengumumkan nama calon pengganti yang akan mengisi kekosongan tersebut. Manajemen meyakinkan bahwa proses ini berjalan sesuai ketentuan POJK untuk menjaga tata kelola perusahaan.
Manajemen juga menegaskan bahwa keputusan pengunduran diri ini tidak membawa dampak signifikan terhadap kondisi keuangan perusahaan maupun kelangsungan usaha. Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk transparansi kepada pemangku kepentingan dan publik.
Sebelum menjabat direktur operasional, yang bersangkutan pernah menduduki posisi direktur kepatuhan di bank yang sama sejak 1999. Karier panjangnya di perusahaan tersebut menunjukkan pemahaman mendalam terhadap operasional dan tata kelola internal.
Pada pengumuman yang beredar di pasar modal, reaksi investor tampak positif. Saham BMAS mencatatkan kenaikan harga sekitar 5,44 % pada hari pengumuman tersebut, mencapai harga Rp 775 per saham.
Proses RUPS yang akan dijadwalkan menandakan bahwa perusahaan segera bergerak untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan memastikan stabilitas manajemen di tengah pergantian.
Baca berita bisnis lainnya di JurnalLugas.Com






