DFSK dan Seres Gandeng Pegadaian Akses Pembiayaan Syariah Mobil Listrik

JurnalLugas.Com — PT Sokonindo Automobile, pemegang merek DFSK dan Seres di Indonesia, kembali mengambil langkah besar untuk memperkuat posisi di industri otomotif nasional. Produsen otomotif asal Tiongkok itu resmi menjalin kemitraan strategis dengan PT Pegadaian guna menghadirkan akses pembiayaan yang lebih luas bagi konsumen yang ingin memiliki kendaraan DFSK maupun Seres.

Kerja sama ini tidak hanya memperkuat ekosistem mobil listrik di Indonesia, tetapi juga memberikan pilihan pendanaan yang lebih terjangkau dan mudah diakses, khususnya melalui skema pembiayaan syariah.

Bacaan Lainnya

Dorong Elektrifikasi, Sokonindo Perluas Akses Pembelian

Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin, menegaskan bahwa kemitraan dengan Pegadaian merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan serta menopang pertumbuhan dunia usaha.

Menurutnya, kolaborasi ini menghadirkan kemudahan baru bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan elektrifikasi.

Rifin menyampaikan bahwa Sokonindo merasa bangga dapat menjadi produsen otomotif pertama yang menjalin kerja sama pembiayaan dengan Pegadaian. Ia menekankan bahwa langkah ini diyakini mampu memperluas cakupan distribusi sekaligus memperbesar peluang pasar kendaraan DFSK dan Seres di Indonesia.

Baca Juga  BNI Kucurkan Kredit Rp10 Triliun ke Pegadaian, Total Pembiayaan Kini Tembus Rp25,1 Triliun

Pembiayaan Syariah, Proses Cepat, dan Pilihan Tenor Fleksibel

Kolaborasi kedua perusahaan ini menghadirkan sejumlah program pembiayaan syariah yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan individu hingga pelaku usaha. Beberapa keunggulan utama yang ditawarkan meliputi:

  • Proses pengajuan lebih cepat berkat integrasi sistem
  • Pilihan tenor bervariasi, baik jangka pendek maupun panjang
  • Skema pembayaran fleksibel, dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen
  • Akses pembiayaan lebih merata hingga ke daerah karena dukungan jaringan Pegadaian

Program ini juga menyasar pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan operasional, terutama kendaraan listrik yang kini semakin diminati karena efisiensi biaya dan ramah lingkungan.

Pegadaian: Dari Inklusi Finansial Menuju Inklusi Mobilitas

Senior Vice President PT Pegadaian Syariah, Holirur Rohman, menjelaskan bahwa kemitraan tersebut merupakan bagian dari ekspansi Pegadaian dalam memperluas layanan inklusi finansial menjadi inklusi mobilitas.

Holirur menegaskan bahwa dengan lebih dari 4.892 outlet Pegadaian yang tersebar di seluruh Indonesia, masyarakat di perkotaan hingga daerah terpencil dapat menikmati akses pembiayaan yang aman, terpercaya, dan sesuai prinsip syariah untuk mendapatkan kendaraan DFSK dan Seres.

Ia menambahkan bahwa kerja sama ini tidak sekadar penyediaan pembiayaan, namun juga menyatukan kekuatan ekosistem ritel modern milik Sokonindo dengan jaringan layanan Pegadaian yang telah melekat di berbagai lapisan masyarakat.

Baca Juga  PT Sokonindo Automobile Hadirkan Seres SUV Concept AITO M9 di GIIAS 2024 dengan 300 Fitur Cerdas

Dorong Pertumbuhan Mobil Listrik dan UMKM

Kerja sama antara Sokonindo dan Pegadaian diyakini membawa dampak positif tidak hanya bagi konsumen individu, tetapi juga bagi pelaku UMKM. Kendaraan listrik Seres maupun lini DFSK yang terkenal efisien, dinilai mampu memperkuat operasional usaha dengan biaya perawatan dan penggunaan energi yang lebih hemat.

Selain itu, kemudahan akses pembiayaan syariah juga membuka peluang lebih luas bagi masyarakat yang ingin mulai beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa harus terbebani biaya awal yang tinggi.

Momentum Perluasan Pasar Kendaraan Elektrifikasi

Langkah Sokonindo menggandeng Pegadaian diprediksi akan menjadi pemacu kompetisi di segmen otomotif listrik. Di tengah meningkatnya permintaan kendaraan hemat energi, strategi kerja sama lintas sektor seperti ini dinilai mampu menghadirkan penetrasi pasar yang lebih agresif.

Dengan jaringan distribusi yang kuat dan reputasi Pegadaian sebagai lembaga pembiayaan terpercaya, kolaborasi ini dapat menjadi model baru dalam pengembangan pasar mobil listrik di Indonesia.

Untuk informasi lebih lengkap, kunjungi: https://JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait