Bos Kartel CJNG El Mencho Tewas Ditembak, Sheinbaum Operasi Tanpa Pasukan AS

Claudia Sheinbaum
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum

JurnalLugas.Com – Presiden Claudia Sheinbaum memastikan bahwa Amerika Serikat tidak terlibat secara langsung dalam operasi militer yang menewaskan gembong narkoba paling diburu, Nemesio Oseguera Cervantes alias “El Mencho”. Washington, menurutnya, hanya berperan dalam pertukaran informasi intelijen.

Pemimpin kartel Jalisco New Generation Cartel (CJNG) itu tewas dalam operasi pasukan federal Meksiko di kawasan pegunungan berhutan Tapalpa, negara bagian Jalisco, pada Minggu (23/2/2026).

Bacaan Lainnya

Operasi Dirancang Berbulan-bulan oleh Aparat Meksiko

Sheinbaum menegaskan, operasi tersebut sepenuhnya dirancang dan dijalankan oleh aparat keamanan nasional. Ia menyebut kerja sama dengan Amerika Serikat hanya sebatas pertukaran data intelijen.

“Seluruh operasi dilakukan pasukan federal. Tidak ada partisipasi militer Amerika Serikat. Yang ada hanyalah pertukaran informasi secara luas,” ujar Sheinbaum dalam konferensi pers, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, kolaborasi keamanan antara Meksiko dan AS memang mencakup berbagi intelijen strategis. Namun, dalam kasus ini, perencanaan hingga eksekusi berada di bawah kendali penuh otoritas Meksiko.

Sejumlah lembaga disebut turut memberi dukungan informasi, termasuk United States Northern Command dan INTERPOL. Kendati demikian, Sheinbaum menegaskan tidak ada kekuatan asing yang terlibat langsung di lapangan.

Kronologi Pemburuan “El Mencho”

Menteri Pertahanan Meksiko, Jenderal Ricardo Trevilla Trejo, mengungkap bahwa petunjuk lokasi persembunyian Oseguera diperoleh setelah aparat menelusuri lingkaran terdekatnya. Pada 21 Februari, aparat mendapatkan konfirmasi bahwa target berada di wilayah Tapalpa.

Baca Juga  AS Buru Bos Kartel Sinaloa Rene “La Rana” Arzate, Hadiah Rp167,8 Miliar, Ini Daftar Tuduhannya

Target awal operasi adalah menangkapnya dalam keadaan hidup. Namun situasi berubah ketika pengawal kartel melakukan perlawanan bersenjata yang berujung baku tembak sengit.

“Informasi tentang pasangan, kolaborator, dan lingkaran dalamnya berasal dari intelijen militer kami. Ada tambahan data penting dari AS. Setelah dianalisis bersama, barulah lokasi presisi ditemukan,” ujar Trevilla.

Kantor Kejaksaan Agung Meksiko memastikan identitas jenazah melalui uji forensik dan DNA. Menteri Keamanan dan Perlindungan Warga, Omar García Harfuch, menyatakan identifikasi telah dikonfirmasi secara resmi.

Status Buronan Internasional

Nama “El Mencho” telah lama masuk daftar buronan internasional. Pada 2016, ia dimasukkan dalam daftar orang paling dicari oleh Departemen Luar Negeri AS. Pengadilan Distrik Barat Texas juga mendakwanya atas tuduhan perdagangan narkoba dan pencucian uang.

Pada Desember 2024, pemerintah AS menawarkan hadiah hingga 15 juta dolar AS bagi siapa pun yang memberikan informasi yang mengarah pada penangkapannya.

CJNG sendiri dikenal sebagai salah satu kartel paling kuat dan brutal di Meksiko, dengan jaringan distribusi narkoba lintas negara serta keterlibatan dalam berbagai aksi kekerasan bersenjata.

Gelombang Kekerasan Pascakematian

Pasca tewasnya pemimpin kartel tersebut, gelombang kekerasan sempat terjadi di berbagai wilayah. Aparat mencatat sedikitnya 252 blokade jalan di 20 negara bagian, disertai pembakaran properti dan bentrokan bersenjata.

Baca Juga  Kematian El Mencho Picu Balas Dendam Sadis Kartel CJNG di Jalisco

Menurut laporan otoritas keamanan:

  • 27 serangan ditujukan kepada aparat
  • 34 tersangka anggota kartel tewas
  • 70 orang ditangkap
  • 25 anggota Garda Nasional dan satu tentara gugur dalam operasi dan bentrokan lanjutan

Meski demikian, Sheinbaum memastikan situasi kini telah terkendali.

“Situasi damai dan tenang. Kami memiliki pusat kendali dan komando yang memastikan seluruh pasukan federal serta pemerintah negara bagian tetap terkoordinasi,” tegasnya.

Politik dan Keamanan Regional Meksiko

Kematian “El Mencho” diperkirakan akan berdampak signifikan terhadap peta kekuatan kartel narkoba di Meksiko. Analis keamanan memprediksi potensi perebutan kekuasaan internal dalam CJNG maupun eskalasi konflik dengan kelompok rival.

Namun pemerintah Meksiko menilai keberhasilan operasi ini sebagai bukti penguatan kapasitas intelijen nasional tanpa keterlibatan langsung militer asing, sekaligus mempertegas kedaulatan negara dalam menangani kejahatan terorganisasi.

Langkah tegas ini juga menjadi ujian awal bagi pemerintahan Sheinbaum dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah tekanan diplomatik dan kerja sama keamanan dengan Amerika Serikat.

Ikuti perkembangan berita internasional dan analisis mendalam lainnya hanya di https://JurnalLugas.Com

(SJ)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait