GoTo Targetkan EBITDA Rp3,4 Triliun pada 2026, Optimis Naik Hampir 70%

JurnalLugas.Com – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menetapkan target EBITDA untuk 2026 sebesar Rp3,4 triliun, meningkat sekitar 69% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Langkah ini mencerminkan optimisme perusahaan terhadap pertumbuhan bisnis digital yang semakin pesat di Indonesia.

Direktur Utama GOTO, Hans Patuwo, menyebut bahwa target ini didukung oleh penguatan layanan inti, terutama pada segmen financial technology dan on-demand services. “Angka ini menunjukkan estimasi perusahaan berdasarkan kondisi pasar saat ini dan potensi pertumbuhan di tahun mendatang,” ujar Hans.

Bacaan Lainnya

Kinerja EBITDA 2025 Melampaui Ekspektasi

Sepanjang 2025, GOTO berhasil mencatatkan EBITDA yang disesuaikan sekitar Rp2 triliun, lebih tinggi dari prediksi internal sebelumnya. Pertumbuhan ini menandakan perusahaan berada pada jalur yang tepat dalam mencapai profitabilitas sambil tetap menumbuhkan basis pengguna dan transaksi digital.

Baca Juga  Top Gainers Pekan Ini ASLI Puncaki Lonjakan Saham 226%

Selain EBITDA, Gross Transaction Value (GTV) di ekosistem GOTO juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. Jumlah pengguna aktif tahunan meningkat menjadi sekitar 66 juta orang, sementara transaksi inti tumbuh hampir 49% dibanding tahun sebelumnya.

Direktur Keuangan GOTO, Simon Ho, menambahkan bahwa pencapaian EBITDA ini merupakan hasil kombinasi antara peningkatan pendapatan, efisiensi biaya, dan pengelolaan operasi yang lebih efektif. “Kami berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan dengan disiplin biaya yang tinggi dan peningkatan leverage operasional,” jelas Simon.

Fokus pada Dua Segmen Utama

Target EBITDA yang ambisius juga menunjukkan fokus perusahaan pada dua segmen kunci:

Baca Juga  PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Resmi Catatkan Saham MVS dengan Kode GOTOM di BEI
  • Financial Technology (Fintech) – Diproyeksikan menyumbang EBITDA sebesar Rp1,4–Rp1,5 triliun, seiring meningkatnya adopsi layanan pembayaran digital dan kredit konsumen.
  • On-Demand Services (ODS) – Diperkirakan memberikan kontribusi EBITDA sekitar Rp1,7–Rp1,8 triliun, sejalan dengan ekspansi layanan transportasi, pengiriman, dan logistik digital.

Dengan strategi efisiensi biaya, fokus pada segmen inti, dan pemanfaatan potensi pasar digital domestik, GOTO optimis dapat mencapai target EBITDA 2026 sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam industri teknologi Indonesia.

Berita lainnya JurnalLugas.Com

(PW)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait