JurnalLugas.Com — Ketersediaan minyak goreng rakyat merek Minyakita kembali menjadi sorotan di tengah meningkatnya permintaan masyarakat. Namun, Perum Bulog memastikan kondisi pasokan nasional berada dalam keadaan aman, stabil, dan terkendali.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa distribusi Minyakita saat ini berjalan lancar dengan stok yang mencukupi di berbagai wilayah Indonesia. Ia menyebut tidak ada gangguan berarti dalam rantai pasok yang dapat memicu kelangkaan di pasar.
“Stok Minyakita tersedia dan terdistribusi luas di berbagai daerah,” ujar Rizal dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (18/4/2026).
Distribusi Diperkuat, Permintaan Diantisipasi
Bulog mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantisipasi lonjakan permintaan dengan memperkuat sistem distribusi dan mempercepat penyaluran ke daerah. Langkah ini dilakukan melalui koordinasi intensif bersama produsen, distributor, hingga pemerintah daerah agar pasokan tetap merata.
Menurut Rizal, seluruh rantai pasok dijaga agar tetap efisien sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa hambatan berarti. Ia menekankan bahwa stabilitas harga menjadi prioritas utama dalam menjaga daya beli masyarakat.
“Bulog memastikan harga tetap wajar dan pasokan aman untuk masyarakat,” tegasnya.
Hasil Pemantauan Lapangan Harga Masih Terkendali
Selain memastikan distribusi, Bulog juga melakukan pemantauan langsung ke sejumlah pasar tradisional. Hasilnya, Minyakita masih dijual dalam kisaran harga yang sesuai ketentuan.
Di beberapa lokasi seperti Pasar Grogol dan Pasar Minggu, Jakarta, harga Minyakita tercatat sekitar Rp15.700 per liter. Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi pasar masih relatif stabil dan tidak mengalami lonjakan signifikan.
“Hasil pemantauan menunjukkan distribusi lancar, stok tersedia, dan harga stabil,” ujar Rizal menambahkan.
Hindari Pembelian Berlebihan
Di tengah isu fluktuasi harga pangan, Bulog juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Fenomena panic buying dinilai berpotensi mengganggu kestabilan pasar meski stok nasional dalam kondisi aman.
Pemerintah sendiri telah menegaskan bahwa ketersediaan minyak goreng nasional masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka waktu tertentu.
Bulog menilai peran masyarakat sangat penting dalam menjaga keseimbangan pasar. Dengan konsumsi yang bijak, distribusi dapat berjalan lebih merata dan harga tetap terkendali.
Stabilitas Jadi Fokus Utama
Upaya penguatan distribusi Minyakita menunjukkan bahwa stabilitas pangan masih menjadi perhatian utama pemerintah dan BUMN pangan. Sinergi antara Bulog, pelaku usaha, dan pemerintah daerah diharapkan mampu menjaga ketahanan pasokan di tengah dinamika permintaan pasar.
Dengan kondisi saat ini, Bulog menegaskan tidak ada indikasi kelangkaan, dan masyarakat diminta tetap tenang serta berbelanja sesuai kebutuhan.
Sumber berita dan pembaruan lainnya dapat diakses melalui: https://JurnalLugas.Com
(SF)






