Yijing X9 Kolaborasi Huawei Dongfeng Teknologi Navigate on Autopilot (NOA)

JurnalLugas.Com – Persaingan kendaraan pintar memasuki babak baru. Kolaborasi antara raksasa teknologi dan industri otomotif kembali melahirkan inovasi yang tidak sekadar soal desain, tetapi juga kecerdasan kendaraan. Kali ini, sebuah SUV premium bernama Yijing X9 siap diperkenalkan ke publik pada 23 April 2026, sehari sebelum tampil di panggung besar Beijing Auto Show 2026.

Model ini bukan sekadar peluncuran biasa. Yijing X9 menjadi SUV flagship pertama dengan konfigurasi enam penumpang dari lini Yijing (Epicland), yang dikembangkan melalui integrasi teknologi tingkat tinggi dan rekayasa otomotif modern.

Bacaan Lainnya

Desain Besar, Fokus Kenyamanan Premium

Yijing X9 hadir sebagai SUV full-size dengan dimensi yang mencolok. Panjang bodinya mencapai sekitar 5,3 meter dengan wheelbase 3,1 meter—menandakan ruang kabin yang sangat lega.

Tata letak kursi 2+2+2 menjadi salah satu daya tarik utama. Konfigurasi ini bukan hanya soal kapasitas, tetapi juga menghadirkan pengalaman berkendara kelas eksekutif, terutama untuk penumpang di baris kedua yang diprediksi menjadi pusat kenyamanan.

Seorang sumber internal menyebut, “Fokus utama X9 bukan hanya besar, tapi bagaimana setiap penumpang merasakan ruang personal yang maksimal.”

Teknologi “Full-Stack” Jadi Senjata Utama

Yang membuat Yijing X9 menonjol bukan hanya ukurannya, tetapi sistem teknologi terintegrasi dari Huawei yang disebut sebagai solusi “full-stack”.

Beberapa fitur kunci yang disematkan antara lain:

  • Sistem bantuan berkendara pintar Qiankun generasi terbaru
  • Kokpit digital berbasis HarmonyOS
  • Sensor LiDAR 896-line untuk pemetaan presisi tinggi

Teknologi ini memungkinkan kendaraan membaca lingkungan secara real-time dengan tingkat akurasi tinggi, membuka jalan menuju pengalaman berkendara semi-otonom yang lebih aman dan responsif.

Fitur Otonom NOA, Mobil Bisa “Berpikir”

Yijing X9 juga dibekali fitur Navigate on Autopilot (NOA). Sistem ini memungkinkan kendaraan bergerak otomatis dari satu titik ke titik lain, termasuk dalam kondisi lalu lintas kompleks.

Namun, pengemudi tetap diwajibkan siaga. Sistem ini belum sepenuhnya menggantikan peran manusia, melainkan menjadi asisten cerdas dalam perjalanan.

Menariknya, terdapat indikator lampu khusus di bodi kendaraan yang akan menyala saat mode otonom aktif memberi sinyal visual bagi lingkungan sekitar.

Indikasi Plug-in Hybrid, Fleksibilitas Energi

Meski belum diumumkan secara resmi, detail desain mengungkap kemungkinan besar Yijing X9 mengusung sistem plug-in hybrid.

Hal ini terlihat dari adanya dua port di bagian belakang kendaraan:

  • Satu untuk bahan bakar
  • Satu untuk pengisian daya listrik

Jika benar, ini berarti X9 akan menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar dan kemampuan berkendara listrik, menjadikannya relevan di era transisi energi.

Harga Kompetitif di Segmen Premium

Dari sisi harga, Yijing X9 diperkirakan akan dibanderol di bawah 350.000 yuan atau sekitar Rp880 juta. Angka ini terbilang agresif untuk SUV besar dengan teknologi otonom canggih.

Dengan positioning tersebut, X9 berpotensi menjadi pesaing serius di segmen SUV premium, terutama bagi konsumen yang menginginkan kendaraan futuristik tanpa harus masuk ke kategori harga ultra-luxury.

Era Baru Mobil Pintar

Peluncuran Yijing X9 menegaskan satu hal: industri otomotif kini tidak lagi hanya soal mesin dan desain, tetapi juga ekosistem teknologi.

Integrasi software, sensor, dan kecerdasan buatan menjadi faktor pembeda utama. Kolaborasi lintas industri seperti ini diprediksi akan semakin mendominasi pasar global dalam beberapa tahun ke depan.

Jika performa dan fitur yang dijanjikan benar-benar terealisasi, Yijing X9 bukan hanya sekadar SUV baru melainkan simbol arah masa depan kendaraan pintar.

Baca berita otomotif dan teknologi terbaru lainnya di:
https://JurnalLugas.com

(TT)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait