Lesca Gadai Premier Naik Kelas, Kantongi Dua ISO Global, Privasi Nasabah Tajir Dijamin Super Ketat

JurnalLugas.Com — Transformasi industri gadai barang mewah di Indonesia memasuki babak baru. PT Lesca Gadai Premier menegaskan posisinya sebagai pionir dengan mengadopsi standar internasional yang selama ini identik dengan sektor perbankan global.

Perusahaan ini resmi mengantongi dua sertifikasi bergengsi sekaligus, yakni ISO 9001 untuk sistem manajemen mutu dan ISO 27001 untuk sistem keamanan informasi. Langkah ini bukan sekadar simbol, melainkan strategi serius untuk membangun kepercayaan di segmen nasabah premium.

Bacaan Lainnya

Direktur Lesca Gadai Premier, Bastian Purnama, menegaskan bahwa pendekatan perusahaan kini berbasis data dan metodologi ilmiah.

“Penilaian aset tidak lagi bergantung pada subjektivitas. Kami menggunakan teknologi dan data pasar real-time agar hasilnya akurat dan adil,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Standar Baru Penilaian Aset Mewah

Dalam industri barang mewah, akurasi adalah segalanya. Kesalahan kecil dalam mengidentifikasi keaslian jam tangan koleksi atau tas desainer bisa berdampak besar, baik secara finansial maupun reputasi.

Lesca menerapkan sistem verifikasi berlapis, mulai dari pencocokan nomor seri dengan database global, pemeriksaan fisik menggunakan mikroskop digital, hingga validasi dokumen pendukung. Semua proses ini berjalan dalam kerangka SOP ketat yang telah tersertifikasi.

Hasilnya, nasabah mendapatkan nilai pencairan yang mencerminkan harga pasar aktual, bukan sekadar hasil negosiasi.

Privasi Jadi Prioritas Utama

Tak hanya fokus pada nilai aset, perusahaan juga memperkuat perlindungan data. Sertifikasi ISO 27001 menempatkan Lesca di level keamanan yang sejajar dengan institusi keuangan kelas dunia.

Bastian menekankan bahwa bagi nasabah kelas atas, kerahasiaan sering kali lebih penting dibanding nilai transaksi.

“Informasi aset dan identitas nasabah harus benar-benar terlindungi. Kami menerapkan enkripsi tingkat tinggi serta audit keamanan berkala,” katanya.

Sistem ini mencakup kontrol akses ketat, proteksi terhadap ancaman siber, hingga pelatihan rutin bagi karyawan terkait integritas informasi.

Penyimpanan Aset Berstandar Kolektor

Selain digital, keamanan fisik juga menjadi perhatian utama. Barang jaminan disimpan dalam fasilitas brankas khusus dengan pengaturan suhu dan kelembapan otomatis.

Pendekatan ini krusial untuk menjaga kualitas barang sensitif seperti tas kulit eksotis dan jam tangan mekanik.

“Bagi kolektor, ini adalah investasi. Kondisi barang harus tetap prima saat dikembalikan,” jelas Bastian.

Menariknya, perusahaan bahkan memberikan perawatan ringan selama masa penyimpanan agar nilai aset tetap terjaga.

Tren Global Gadai Jadi Strategi Finansial

Ekonom senior dari Prasasti Center for Policy Studies, Piter Abdullah, menilai langkah ini sebagai bagian dari tren global luxury asset-backed lending.

Menurutnya, gadai barang mewah kini bukan lagi simbol kesulitan finansial, melainkan strategi pengelolaan kekayaan.

“Ini adalah bentuk optimasi portofolio. Sertifikasi internasional seperti ini memperkuat kepercayaan dan meningkatkan standar industri,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa langkah Lesca menciptakan “barrier of entry” baru yang akan memaksa pemain lain meningkatkan kualitas layanan.

Ekspansi dan Target Ambisius

Dengan fondasi kepercayaan yang semakin kuat, Lesca menargetkan pertumbuhan transaksi hingga 30 persen pada 2026. Perusahaan juga tengah menyiapkan layanan White Glove Service di kota besar seperti Surabaya dan Medan.

Layanan ini memungkinkan nasabah melakukan transaksi langsung dari rumah atau kantor, dengan dukungan penilai profesional dan pengamanan khusus.

Bastian menutup dengan visi jangka panjang: menjadikan Lesca sebagai mitra finansial terpercaya di Asia Tenggara.

“Kami ingin menunjukkan bahwa perusahaan Indonesia mampu bersaing dengan standar global, khususnya dalam melayani nasabah kelas dunia.”

Baca selengkapnya hanya di JurnalLugas.Com

(ED)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait