Xiaomi Tancap Gas di Pasar Mobil Listrik, Penjualan April Tembus Puluhan Ribu Unit

JurnalLugas.Com — Performa bisnis kendaraan listrik milik Xiaomi menunjukkan akselerasi tajam sepanjang April 2026. Perusahaan teknologi asal Tiongkok itu melaporkan pengiriman lebih dari 30.000 unit mobil listrik kepada konsumen hanya dalam satu bulan lonjakan signifikan dibandingkan capaian Maret yang berada di angka 21.440 unit.

Kenaikan ini menandai fase baru stabilitas produksi Xiaomi setelah sempat menghadapi dinamika rantai pasok dan kapasitas manufaktur di awal tahun. Seorang analis otomotif Asia, dalam kutipan singkatnya, menyebut tren ini sebagai “indikasi kuat bahwa Xiaomi mulai menemukan ritme produksi massal yang konsisten.”

Bacaan Lainnya

Target Ambisius 2026

Xiaomi kini mengarahkan fokus pada target besar: 550.000 unit kendaraan listrik terkirim hingga akhir 2026. Angka tersebut melonjak lebih dari 30 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai 410.000 unit. Strategi agresif ini mencerminkan keseriusan Xiaomi untuk bersaing di industri EV global yang semakin padat.

SU7 Jadi Tulang Punggung

Kontributor utama penjualan datang dari sedan listrik Xiaomi SU7. Model ini terus mencuri perhatian pasar sejak peluncuran versi terbarunya pada 19 Maret 2026. Hingga akhir April, sekitar 60.000 unit telah dipesan konsumen, dengan 26.000 unit sudah berhasil dikirimkan.

Baca Juga  Sub Brand BAIC Telurkan Sedan Listrik Mewah ArcFox αS5 Dilengkapi Teknologi Canggih

Permintaan tinggi terhadap SU7 memperlihatkan penerimaan pasar yang kuat terhadap desain, teknologi, serta positioning harga yang ditawarkan Xiaomi di segmen sedan listrik premium.

YU7 Perkuat Dominasi SUV

Selain sedan, lini SUV listrik Xiaomi juga menunjukkan performa impresif. Model Xiaomi YU7, yang lebih dulu diluncurkan pada Juni 2025, telah mencatat penjualan kumulatif sebanyak 231.000 unit hanya dalam waktu 10 bulan. Capaian ini menjadikannya salah satu SUV listrik dengan pertumbuhan tercepat di pasar domestik China.

YU7 GT, Performa Tinggi Jadi Senjata Baru

Tidak berhenti di situ, Xiaomi bersiap meluncurkan varian performa tinggi, Xiaomi YU7 GT, pada akhir Mei 2026. Mobil ini dirancang untuk menggabungkan tenaga ekstrem dengan kenyamanan berkendara jarak jauh.

Dengan dimensi panjang 5.015 mm dan jarak sumbu roda 3.000 mm, YU7 GT dibekali dua motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga hingga 738 kW atau setara 990 hp. Mobil ini diklaim mampu melesat dari 0–100 km/jam hanya dalam waktu sekitar dua detik, dengan kecepatan maksimum mencapai 300 km/jam.

Tak hanya kencang, efisiensi tetap menjadi fokus. YU7 GT disebut memiliki daya jelajah hingga 705 km dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar CLTC. Seorang sumber internal menyatakan singkat, “Ini bukan sekadar mobil cepat, tapi juga kendaraan harian yang praktis.”

Baca Juga  Denza N9 SUV Premium BYD Zhao Changjiang Meluncur Maret

Harga kendaraan ini diperkirakan berada di kisaran 450.000 hingga 500.000 yuan, atau sekitar Rp1,1 miliar hingga Rp1,2 miliar.

Ekspansi Jaringan

Untuk menopang pertumbuhan, Xiaomi terus memperluas jaringan distribusi. Hingga akhir April 2026, perusahaan telah mengoperasikan 495 toko yang tersebar di 143 kota. Ekspansi ini akan berlanjut sepanjang Mei dengan penambahan outlet di berbagai wilayah baru.

Langkah tersebut dinilai krusial untuk memperkuat penetrasi pasar sekaligus mendekatkan layanan kepada konsumen.

Lonjakan penjualan, portofolio produk yang semakin kuat, serta ekspansi jaringan yang agresif menempatkan Xiaomi sebagai pemain yang patut diperhitungkan di industri kendaraan listrik global. Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin Xiaomi akan menjadi salah satu kekuatan utama dalam peta persaingan EV dunia dalam waktu dekat.

Baca selengkapnya di: https://jurnallugas.com

(TT)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait