JurnalLugas.Com — Istilah GPS, A-GPS dan GNSS sering muncul ketika membahas fitur navigasi pada ponsel, kendaraan, smartwatch hingga perangkat pelacak. Ketiganya memang berkaitan dengan penentuan lokasi, tetapi memiliki pengertian dan cara kerja yang tidak sepenuhnya sama.
Banyak orang masih menganggap GPS dan GNSS sebagai istilah yang sama. Padahal, GPS merupakan salah satu sistem navigasi satelit, sedangkan GNSS adalah istilah yang lebih luas untuk berbagai sistem satelit yang digunakan menentukan posisi di permukaan bumi.
GPS Hanya Salah Satu Sistem Navigasi Satelit
GPS atau Global Positioning System merupakan sistem navigasi satelit yang dikembangkan dan dioperasikan Amerika Serikat. Perangkat penerima GPS menentukan posisi dengan menangkap sinyal dari beberapa satelit yang mengorbit bumi.
Ketika digunakan pada ponsel, GPS dapat membantu menentukan lokasi pengguna untuk kebutuhan peta digital, navigasi kendaraan, pencarian lokasi maupun aplikasi berbasis lokasi.
Namun, GPS bukan satu-satunya sistem satelit yang tersedia.
GNSS Memiliki Cakupan Lebih Luas
GNSS atau Global Navigation Satellite System merupakan istilah umum untuk sistem navigasi berbasis satelit. Di dalamnya terdapat sejumlah sistem dari berbagai negara, termasuk GPS milik Amerika Serikat, Galileo milik Eropa, GLONASS milik Rusia dan BeiDou milik China.
Perangkat modern umumnya dapat menerima sinyal dari lebih dari satu sistem. Kondisi tersebut dapat membantu perangkat memperoleh lebih banyak sumber sinyal untuk menentukan posisi.
Menurut penjelasan umum dalam teknologi navigasi satelit, semakin banyak sinyal satelit yang dapat diterima perangkat dengan kondisi yang baik, semakin besar peluang memperoleh posisi yang stabil dan akurat.
Dengan kata lain, GPS adalah bagian dari GNSS, bukan GNSS yang merupakan nama lain dari GPS.
Lalu Apa Itu A-GPS?
A-GPS atau Assisted GPS merupakan teknologi yang membantu proses penentuan lokasi GPS agar perangkat dapat memperoleh posisi awal dengan lebih cepat.
Pada kondisi tertentu, perangkat membutuhkan waktu untuk mendapatkan informasi satelit. A-GPS memanfaatkan bantuan jaringan seluler atau koneksi data untuk memperoleh informasi pendukung sehingga proses pencarian lokasi dapat berlangsung lebih cepat.
Teknologi ini banyak ditemukan pada smartphone. Ketika pengguna membuka aplikasi peta, misalnya, bantuan jaringan dapat mempercepat perangkat dalam memperkirakan posisi sebelum sistem navigasi satelit memberikan hasil yang lebih presisi.
Jadi, A-GPS bukan sistem satelit baru yang berdiri sendiri. A-GPS merupakan bentuk bantuan terhadap proses penggunaan GPS.
Perbedaan GPS, A-GPS dan GNSS
Jika disederhanakan, perbedaannya terletak pada fungsi dan cakupannya.
GPS adalah sistem navigasi satelit milik Amerika Serikat.
A-GPS adalah teknologi bantuan yang mempercepat proses mendapatkan lokasi berbasis GPS dengan memanfaatkan informasi dari jaringan komunikasi atau internet.
Sementara GNSS adalah istilah payung untuk berbagai sistem navigasi satelit global, termasuk GPS, Galileo, GLONASS dan BeiDou.
Perbedaan ini penting dipahami karena spesifikasi smartphone terkadang menyebut dukungan GNSS, GPS, atau A-GPS secara terpisah. Penyebutan tersebut tidak selalu berarti perangkat mempunyai tiga perangkat navigasi yang berbeda.
Mengapa Lokasi di HP Bisa Berbeda-beda?
Akurasi lokasi tidak hanya ditentukan oleh nama teknologi yang digunakan. Lingkungan sekitar, jumlah satelit yang terlihat, kondisi atmosfer, posisi perangkat dan keberadaan gedung tinggi dapat memengaruhi hasil pengukuran.
Di tengah kota dengan banyak gedung tinggi, sinyal satelit dapat terhalang atau dipantulkan sebelum diterima perangkat. Akibatnya, posisi yang ditampilkan bisa sedikit bergeser.
Koneksi internet juga dapat membantu proses penentuan lokasi, tetapi internet bukan pengganti satelit. Dalam sistem A-GPS, jaringan digunakan sebagai bantuan agar perangkat dapat memperoleh informasi pendukung dengan lebih cepat.
Karena itu, pengguna tidak perlu langsung menganggap GPS bermasalah ketika titik lokasi sesekali bergeser beberapa meter.
Mana yang Lebih Baik?
Pertanyaan mengenai GPS atau GNSS mana yang lebih baik sebenarnya kurang tepat. GPS merupakan salah satu sistem yang menjadi bagian dari GNSS, sedangkan A-GPS merupakan teknologi pendukung untuk mempercepat proses memperoleh lokasi.
Pada perangkat modern, dukungan terhadap beberapa sistem GNSS justru dapat memberikan keuntungan karena penerima memiliki lebih banyak sumber sinyal satelit untuk digunakan.
Bagi pengguna sehari-hari, hal terpenting bukan sekadar melihat tulisan GPS atau GNSS pada spesifikasi perangkat, tetapi memastikan perangkat memiliki penerima navigasi yang mendukung sistem satelit secara luas dan mampu bekerja dengan baik di lingkungan penggunaan.
Memahami perbedaan GPS, A-GPS dan GNSS akhirnya membantu pengguna membaca spesifikasi smartphone, smartwatch, kendaraan maupun perangkat navigasi dengan lebih tepat.
Untuk informasi teknologi dan berita menarik lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.
(Tirta)






