JurnalLugas.Com — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkap kondisi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei yang selama berbulan-bulan menjadi sorotan. Trump menyebut Khamenei masih hidup, tetapi mengalami luka serius pada bagian kiri tubuhnya.
Pernyataan itu disampaikan Trump dalam wawancara dengan komentator politik Glenn Beck pada Rabu, 26 Agustus 2026. Menurut Trump, luka tersebut mengenai bagian lengan hingga kaki kiri Khamenei.
Trump juga meragukan kabar yang menyebut Khamenei telah meninggal. Ia mengatakan, jika pemimpin Iran itu sebenarnya sudah tewas, pemerintah Iran dinilai mampu menutupi kondisi tersebut dengan sangat meyakinkan.
“Menurut saya dia tidak meninggal, tetapi mengalami luka yang sangat parah,” kata Trump, dikutip dari pernyataannya kepada Glenn Beck.
Kondisi Khamenei memang menjadi perhatian karena ia jarang terlihat di hadapan publik sejak mengambil posisi sebagai Pemimpin Tertinggi Iran. Namun, pemerintah Iran sebelumnya menyatakan bahwa Khamenei masih menjalankan perannya.
Pada awal Agustus, media pemerintah Iran melaporkan Presiden Masoud Pezeshkian bertemu dengan Khamenei untuk membahas persoalan ekonomi, militer, pertahanan, hingga kondisi energi negara tersebut.
Pertemuan itu disebut berlangsung pada akhir Juli dan menjadi salah satu informasi yang digunakan Teheran untuk menunjukkan bahwa Khamenei masih aktif.
Di sisi lain, Trump kembali menyampaikan keyakinannya bahwa konflik Amerika Serikat dan Iran akan segera berakhir. Ia juga mengklaim Selat Hormuz telah kembali terbuka dan menyebut puluhan kapal berhasil melintas.
Trump mengatakan sekitar 10 juta barel minyak melewati jalur strategis tersebut pada Selasa, dengan 22 kapal disebut berhasil melintas sepanjang malam. Klaim mengenai kondisi Selat Hormuz itu menjadi bagian dari pernyataan Trump mengenai perkembangan perang dengan Iran.
Pernyataan Trump mengenai kondisi Khamenei hingga kini perlu dilihat sebagai klaim dari pihak Amerika Serikat.
Di tengah minimnya kemunculan publik Khamenei, informasi mengenai kondisi kesehatan dan aktivitasnya masih menjadi perhatian internasional.
Baca informasi dan berita terbaru lainnya di JurnalLugas.Com.
(Dahlan)






