JurnalLugas.Com – HP terkena air menjadi salah satu kondisi yang bisa membuat pemilik panik. Air yang masuk ke celah perangkat berpotensi mengganggu komponen elektronik, terutama jika ponsel langsung dinyalakan atau dicas saat masih basah.
Namun, kerusakan tidak selalu terjadi seketika. Langkah pertama setelah HP terkena air justru sangat menentukan. Penanganan yang tepat dapat mengurangi risiko korsleting dan memberi kesempatan perangkat untuk kembali digunakan.
Segera Matikan HP
Jika HP masih menyala, segera matikan perangkat. Jangan mencoba membuka aplikasi, mengecek kamera, menelepon, atau melakukan aktivitas lain untuk memastikan ponsel masih berfungsi.
“Yang paling penting adalah memutus aliran listrik pada perangkat sesegera mungkin,” kata seorang teknisi perangkat elektronik, kepada JurnalLugas.Com, Selasa 25 Agustus 2026.
Jika HP sudah mati dengan sendirinya, jangan berusaha menyalakannya kembali.
Lepaskan Aksesori dan Keringkan Bagian Luar
Cabut charger, earphone, kabel data, casing, serta aksesori lain yang masih terpasang. Jika memungkinkan, keluarkan kartu SIM dan kartu microSD.
Gunakan kain lembut atau tisu untuk menyerap air di bagian luar. Perhatikan lubang pengisian daya, speaker, mikrofon, dan celah lainnya.
Hindari mengguncang HP terlalu keras karena gerakan tersebut justru dapat membuat cairan berpindah ke bagian perangkat yang sebelumnya belum terkena air.
Jangan Langsung Dicas
Kesalahan yang sering dilakukan adalah mencoba mengisi baterai untuk melihat apakah HP masih berfungsi. Langkah tersebut sebaiknya dihindari.
Kondisi basah pada port pengisian daya dapat menimbulkan masalah ketika dialiri listrik. Tunggu sampai perangkat benar-benar kering sebelum mencoba menghubungkannya dengan charger.
Hindari Hair Dryer dan Panas Berlebihan
Jangan menggunakan hair dryer dengan suhu panas tinggi untuk mengeringkan HP. Udara panas dapat memengaruhi perekat, layar, baterai, maupun komponen tertentu di dalam perangkat.
Tempatkan HP di area yang kering dan memiliki sirkulasi udara baik. Posisikan perangkat sedemikian rupa agar sisa cairan tidak semakin masuk ke bagian dalam.
Beras juga bukan solusi ajaib untuk mengeringkan HP. Partikel kecil dari beras dapat masuk ke lubang perangkat, sementara kemampuan beras menyerap kelembapan di dalam ponsel tidak dapat diandalkan.
Beri Waktu untuk Mengering
Jangan terburu-buru menghidupkan HP hanya karena bagian luarnya sudah terlihat kering. Cairan yang masuk melalui port atau celah perangkat dapat membutuhkan waktu lebih lama untuk menguap.
Jika HP terkena air dalam jumlah banyak, terendam, atau terkena cairan selain air biasa seperti minuman manis dan air laut, sebaiknya segera dibawa ke pusat servis. Cairan tersebut dapat meninggalkan residu atau mempercepat korosi pada komponen.
Untuk HP yang masih menunjukkan gejala seperti layar berkedip, tidak bisa mengisi daya, suara speaker berubah, cepat panas, atau mati total, pemeriksaan teknisi menjadi langkah yang lebih aman.
Jangan Panik, Hindari Kesalahan Kecil
HP terkena air memang tidak selalu berarti perangkat langsung rusak. Masalah sering menjadi lebih parah karena pemilik terburu-buru menyalakan atau mengisi daya ketika komponen masih basah.
Karena itu, prioritasnya sederhana: matikan HP, lepaskan sumber listrik, keringkan bagian luar, jangan gunakan panas berlebihan, dan jangan buru-buru menyalakannya kembali.
Penanganan awal yang hati-hati dapat menjadi pembeda antara perangkat yang masih bisa diselamatkan dan kerusakan yang membutuhkan penggantian komponen.
Baca informasi teknologi lainnya di JurnalLugas.Com.
(Tirta)






