IHSG Berpeluang Rebound ke 6.500-6.550, Enam Saham Ini Jadi Sorotan

JurnalLugas.Com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan pekan ini dengan peluang kembali menguat setelah sebelumnya mengalami tekanan.

Pada perdagangan Jumat, 18 September 2026, IHSG ditutup melemah 0,33 persen ke level 6.441,16. Tekanan pasar juga terlihat dari aksi jual bersih investor asing yang mencapai Rp1,79 triliun.

Bacaan Lainnya

Sejumlah saham menjadi sasaran aksi jual asing, antara lain BBCA, BMRI, AMMN, TLKM dan DSSA. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian pelaku pasar dalam melihat arah perdagangan IHSG pada Senin, 21 September 2026.

Retail Research Analyst BNI Sekuritas Karina Rusfidyawati melihat masih ada peluang bagi IHSG untuk melakukan technical rebound. Dalam risetnya, area support berada di 6.400-6.320, sedangkan resistance diperkirakan berada di 6.500-6.550.

Baca Juga  Perkembangan Perdagangan IHSG dan Indeks LQ45 Pada Awal Pekan Berikut Analisis dan Prospek

“IHSG hari ini berpotensi teknikal rebound,” kata Karina, Senin 21 September 2026.

Proyeksi tersebut membuat sejumlah saham masuk radar perdagangan. BNI Sekuritas mencermati enam emiten, yakni PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT BULL, dan PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA).

Untuk INCO, strategi yang dicantumkan adalah speculative buy pada area Rp4.840-Rp4.860 dengan batas cut loss di bawah Rp4.790. Target terdekat berada di Rp4.920-Rp5.000.

ANTM masuk radar dengan area speculative buy Rp3.320-Rp3.340. Batas cut loss berada di bawah Rp3.290, sementara target terdekat Rp3.380-Rp3.440.

ARCI juga mendapat perhatian dengan area beli Rp1.370-Rp1.380. Batas risiko berada di bawah Rp1.355 dan target terdekat Rp1.395-Rp1.425.

Sementara MAPI menggunakan strategi buy if break pada level Rp1.500. Jika bergerak sesuai skenario, target terdekat berada di Rp1.515-Rp1.545 dengan cut loss di bawah Rp1.475.

Untuk BULL, area speculative buy berada di Rp386-Rp390 dengan cut loss di bawah Rp382. Target terdekat dipatok Rp396-Rp402.

Adapun MBMA direkomendasikan dalam skenario speculative buy di area Rp540-Rp545. Batas cut loss berada di bawah Rp535 dan target terdekat Rp555-Rp565.

Pergerakan IHSG pada awal pekan tetap akan bergantung pada kemampuan indeks bertahan di area support sekaligus menembus resistance. Karena itu, proyeksi rebound tersebut merupakan analisis teknikal, bukan kepastian arah pasar.

Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com
JurnalLugas.Com

(Hans)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait