JurnalLugas.Com — Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan mendapat penugasan baru sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri.
Perubahan jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor Kep/1532/X/2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol. Achmadi membenarkan mutasi tersebut. Ia menyebut pergantian jabatan merupakan bagian dari penyegaran dan rotasi di tubuh Polri.
“Mutasi ini bagian dari penyegaran dan rotasi jabatan,” ujar Achmadi, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Dalam telegram itu, Herry dipindahkan dari posisi Kapolda Riau untuk mengisi jabatan Kabaharkam Polri. Posisi Kapolda Riau kemudian dipercayakan kepada Irjen Pol. Arman Achdiat, yang sebelumnya merupakan pati Baintelkam Polri dengan penugasan di Badan Intelijen Negara (BIN).
Herry mulai memimpin Polda Riau sejak Maret 2025. Sebelum itu, ia tercatat sebagai pati Bareskrim Polri yang mendapat penugasan di Kementerian Dalam Negeri. Herry merupakan lulusan Akpol 1996 dan lahir pada 23 Februari 1972.
Program Lingkungan hingga Pelayanan Masyarakat
Selama berada di Riau, Herry menonjolkan pendekatan kepolisian yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga persoalan lingkungan dan pelayanan masyarakat.
Polda Riau di bawah kepemimpinannya menjalankan sejumlah program terkait pelestarian lingkungan, termasuk edukasi, penanaman pohon serta pelibatan masyarakat. Perhatian tersebut juga diarahkan pada persoalan kebakaran hutan dan lahan, kerusakan ekosistem hingga perlindungan satwa.
Pada 2025, Polda Riau menggelar Green Policing Award sebagai upaya mendorong Bhabinkamtibmas dan masyarakat ikut terlibat dalam kegiatan pelestarian lingkungan.
Perhatian terhadap konservasi juga terlihat ketika Herry memberikan nama Nona Seroja kepada anak gajah Sumatera betina yang lahir di Camp Flying Squad Taman Nasional Tesso Nilo, Pelalawan, pada Juni 2026.
Selain bidang lingkungan, Herry menjalankan program JALUR atau Jelajah Riau untuk Rakyat. Program yang diluncurkan pada Juni 2025 itu menyasar masyarakat pesisir dan pedalaman melalui layanan kesehatan, bantuan sosial, pendidikan hingga penyerapan aspirasi.
Di bidang digital, Polda Riau juga mengembangkan RADAR atau Riau Damai Anti Cyber Crime untuk merespons laporan masyarakat sekaligus menangani persoalan kejahatan siber dan disinformasi.
Program lainnya adalah Tabung Harmoni Hijau yang diarahkan pada pelatihan pertanian modern dan kewirausahaan untuk mendukung ketahanan pangan serta kemandirian ekonomi.
Pada Agustus 2026, Herry bersama Pemerintah Provinsi Riau juga meluncurkan Ekspedisi Merah Putih Presisi. Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperluas pelayanan dan kehadiran negara di wilayah 3T di Riau melalui misi kemanusiaan dan kegiatan sosial.
Kini, Herry meninggalkan jabatan Kapolda Riau untuk menjalankan tugas sebagai Kabaharkam Polri. Kepemimpinan Polda Riau selanjutnya berada di tangan Irjen Pol. Arman Achdiat.
Baca berita lainnya JurnalLugas.Com.
(Catur)






