JurnalLugas.Com – Hidangan berbahan ikan mentah seperti sushi, sashimi, dan ceviche semakin populer. Namun, di balik penyajiannya yang segar, konsumsi seafood tanpa proses pemasakan menyimpan risiko keamanan pangan, mulai dari infeksi parasit hingga paparan bakteri berbahaya.
Peringatan tersebut disampaikan Food Safety Information Council menjelang Pekan Keamanan Pangan Australia yang berlangsung pada 7–14 November.
Dalam hasil penelitian yang dirilis Senin (2/11/2026), lembaga tersebut menyoroti kebiasaan masyarakat mengonsumsi dan menyiapkan hidangan ikan mentah.
Direktur Ilmiah Food Safety Information Council, Julian Cox, menjelaskan bahwa ikan mentah berpotensi membawa parasit dan bakteri yang membahayakan kesehatan.
Ia juga mengingatkan bahwa penggunaan bahan tambahan seperti cuka, air lemon, maupun garam tidak cukup untuk menjamin keamanan hidangan tersebut.
Bahan-bahan itu tidak dapat diandalkan untuk membunuh seluruh tahap infeksius parasit, menghancurkan toksin, atau menyingkirkan patogen berbahaya.
Ada yang Membuat Hidangan Ikan Mentah Sendiri
Penelitian tersebut memperlihatkan bahwa konsumsi ikan mentah tidak hanya dilakukan melalui restoran atau produk siap santap. Sebagian responden juga menyiapkan hidangan sendiri menggunakan ikan yang dibeli maupun hasil tangkapan.
Sebanyak 18 persen responden mengaku menyiapkan hidangan ikan mentah menggunakan ikan yang dibeli. Sementara itu, 5 persen menggunakan ikan hasil tangkapan sendiri.
Temuan lainnya, 4 persen responden membeli hidangan ikan mentah siap santap melalui penjual di media sosial. Praktik ini menjadi perhatian karena produk yang dijual melalui saluran tersebut belum tentu berada dalam pengawasan keamanan pangan yang memadai.
Ibu Hamil dan Lansia Perlu Lebih Berhati-hati
Cox secara khusus mengingatkan kelompok yang lebih rentan terhadap infeksi, yakni perempuan hamil, lansia, serta orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah.
Kelompok tersebut disarankan menghindari hidangan ikan mentah, udang matang yang disajikan dingin, serta ikan asap dingin karena berisiko terpapar bakteri Listeria.
Infeksi Listeria dapat menimbulkan komplikasi serius, terutama pada orang dengan daya tahan tubuh rendah dan perempuan hamil. Pada kondisi tertentu, infeksi ini bahkan dapat berakibat fatal.
Karena itu, pemilihan bahan makanan dan cara pengolahannya perlu mendapat perhatian lebih, khususnya bagi kelompok rentan.
Cara Mengurangi Risiko Konsumsi Seafood Mentah
Bagi konsumen yang tetap menyiapkan hidangan ikan mentah, Cox menyarankan agar ikan dibeli dari pemasok tepercaya. Konsumen juga perlu memastikan bahan tersebut ditangani dengan benar dan melalui proses pembekuan yang sesuai untuk mengendalikan parasit.
Sementara itu, ikan hasil tangkapan untuk rekreasi atau konsumsi pribadi disarankan dimasak hingga benar-benar matang.
Survei daring yang menjadi dasar penelitian ini melibatkan 1.239 warga Australia berusia minimal 18 tahun. Pengumpulan data dilakukan pada 26–31 Agustus.
Temuan tersebut menjadi pengingat bahwa tampilan segar dan penggunaan bahan asam seperti lemon tidak otomatis membuat seafood mentah aman dikonsumsi.
Penanganan bahan, sumber pembelian, dan proses pengolahan tetap menjadi faktor penting dalam mencegah penyakit akibat makanan.
Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com
(Dahlan)






