JurnalLugas.Com – Isu dugaan penangkapan sejumlah jenderal Polri terkait penyadapan Presiden Prabowo Subianto turut menjadi perhatian di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta.
Di tengah kabar tersebut, Gedung Bina Graha yang menjadi kantor Kepala Staf Kepresidenan (KSP) terlihat relatif lengang pada Selasa (3/11/2026) siang.
Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas di bagian depan gedung berlangsung seperti biasa tanpa keramaian khusus. Sejumlah kendaraan roda empat terlihat terparkir, sementara beberapa area parkir di seberang pintu masuk lobi masih kosong.
Di bagian lobi, sejumlah pegawai dan petugas tampak menjalankan aktivitas. Pintu masuk gedung juga terbuka dan beberapa orang terlihat berada di sekitar area penerimaan tamu.
Tidak terlihat adanya kerumunan ataupun kegiatan khusus yang berkaitan dengan isu pemeriksaan sejumlah petinggi kepolisian.
Listyo Sigit Disebut Tidak Masuk Kantor KSP
Di tengah situasi tersebut, keberadaan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo turut menjadi perhatian.
Sejumlah pegawai KSP menyebut Listyo Sigit tidak berkantor di Gedung Bina Graha pada hari itu. Namun, belum ada penjelasan mengenai alasan ketidakhadirannya maupun agenda yang dijalankan mantan Kapolri tersebut.
Kondisi ini menjadi sorotan karena nama Listyo Sigit sebelumnya ikut disebut dalam informasi yang beredar mengenai pemeriksaan sejumlah perwira tinggi Polri terkait dugaan penyadapan terhadap Presiden dan pejabat negara.
Meski demikian, situasi Gedung Bina Graha yang lengang maupun ketidakhadiran Listyo Sigit tidak dengan sendirinya membuktikan adanya keterkaitan dengan isu tersebut.
Istana Justru Sibuk, Prabowo Panggil Sejumlah Menteri
Berbeda dengan suasana di Gedung Bina Graha, aktivitas di kompleks Istana Kepresidenan justru berlangsung cukup padat.
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan sejumlah pejabat pemerintah yang menangani sektor ekonomi, investasi, energi, hingga kelautan dan perikanan.
Pejabat yang dipanggil antara lain Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Investasi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani.
Hadir pula COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan.
Selain rapat bersama jajaran pejabat tersebut, Prabowo juga dijadwalkan memberikan taklimat kepada peserta didik Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3DMP) yang menempuh pendidikan di Universitas Republik Indonesia.
Dua agenda tersebut menunjukkan aktivitas pemerintahan di lingkungan Istana tetap berjalan di tengah perhatian publik terhadap kabar pemeriksaan sejumlah jenderal Polri.
Sementara itu, informasi mengenai dugaan penangkapan para perwira tinggi dan keterkaitannya dengan isu penyadapan Presiden masih membutuhkan penjelasan resmi dari pihak kepolisian.
Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com
(Soefriyanto news)






