JurnalLugas.Com – Produsen motor listrik Alva Indonesia memilih untuk tidak menggunakan sistem tukar atau sewa baterai sebagai strategi penghematan biaya.
Umumnya, banyak produsen motor listrik menerapkan sistem ini untuk mempermudah pengguna dan menekan biaya.
Purbaja Pantja, Chief Executive Officer Alva, menyatakan bahwa pihaknya belum merencanakan penerapan sistem sewa baterai, meskipun metode ini terbukti dapat menurunkan harga jual. Menurutnya, kepemilikan penuh atas baterai masih menjadi opsi terbaik bagi konsumen saat ini.
“Tidak ada rencana untuk sewa baterai. Kami mempertimbangkan kebutuhan dan keinginan pelanggan sebelum mengambil keputusan tersebut,” kata Purba kepada wartawan di Tangerang Selatan, Minggu (19/5/2024).
Purba juga menjelaskan bahwa ada cara lain untuk menurunkan harga motor listrik selain dengan skema penyewaan baterai. Meski diakui bahwa baterai menyumbang sekitar 30-50 persen dari harga motor listrik.
“Kami selalu berfokus pada gaya hidup Alva dan ingin memberikan solusi terbaik bagi pelanggan. Dengan konsep pelanggan pertama, kami berupaya melakukan yang terbaik. Apakah kami akan segera menerapkan sistem sewa baterai? Menurut saya, tidak dalam waktu dekat, tapi kita tidak pernah tahu,” jelasnya.
Saat ini, Alva menawarkan tiga model motor listrik: Alva One, Alva Cervo, dan Alva OneXP. Motor-motor ini dijual dengan harga mulai dari Rp29,4 juta hingga Rp35,7 juta, yang sudah termasuk subsidi sebesar Rp7 juta dari pemerintah.






