Mayoritas Harga Komoditas Pangan Turun Tapi Beras Cabai Daging Sapi Terigu Naik

JurnalLugas.Com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) melaporkan bahwa harga sejumlah komoditas pangan mengalami fluktuasi pada Rabu, 2 Oktober. Beberapa komoditas menunjukkan tren penurunan, sementara lainnya mengalami kenaikan, yang berdampak pada pasar eceran nasional.

Menurut data dari Panel Harga Bapanas, pada pukul 08.43 WIB, harga beras premium tercatat naik 0,26 persen atau sebesar Rp40, menjadi Rp15.580 per kilogram. Sebaliknya, beras medium mengalami penurunan sebesar 0,96 persen atau Rp130, sehingga harga per kilogramnya menjadi Rp13.480. Adapun beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) yang dikelola oleh Bulog, tetap stabil di angka Rp12.570 per kilogram.

Bacaan Lainnya

Komoditas bawang merah juga mengalami penurunan harga, meski hanya sebesar 0,11 persen atau Rp30, sehingga menjadi Rp28.180 per kilogram. Serupa dengan itu, bawang putih bonggol juga mengalami penurunan 0,18 persen atau Rp70, menjadi Rp39.630 per kilogram.

Di sisi lain, harga cabai merah keriting mengalami kenaikan sebesar 0,26 persen atau Rp80, dengan harga terbaru Rp31.310 per kilogram. Namun, cabai rawit merah justru turun tipis sebesar 0,13 persen atau Rp60, menjadi Rp44.490 per kilogram.

Baca Juga  Harga Beras Hari Ini Stabil Mahal, Segmen Medium Penentu Daya Beli Masyarakat

Harga daging sapi murni juga tercatat naik 0,10 persen atau Rp130, sehingga kini dijual seharga Rp134.910 per kilogram. Sementara itu, daging ayam ras turun cukup signifikan sebesar 1,56 persen atau Rp540, sehingga harganya menjadi Rp33.970 per kilogram. Telur ayam ras justru mengalami kenaikan 1,79 persen atau Rp510, menjadikan harga per kilogramnya mencapai Rp29.000.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas kedelai biji kering (impor), yang naik 0,46 persen atau Rp50, dengan harga terbaru Rp10.840 per kilogram. Gula konsumsi pun mengalami kenaikan sebesar 0,45 persen atau Rp80, menjadi Rp18.010 per kilogram.

Untuk minyak goreng kemasan sederhana, harga tercatat turun sebesar 1,04 persen atau Rp190, menjadi Rp18.030 per kilogram. Penurunan juga terlihat pada minyak goreng curah, yang turun 0,49 persen atau Rp80, sehingga harganya menjadi Rp16.250 per kilogram.

Selanjutnya, harga tepung terigu curah naik sebesar 0,29 persen atau Rp30, menjadi Rp10.210 per kilogram. Namun, tepung terigu non curah justru mengalami penurunan 0,61 persen atau Rp80, dengan harga Rp13.050 per kilogram.

Baca Juga  Data Terbaru PIHPS, Cabai Merah dan Beras Mulai Turun, Harga Daging dan Minyak Goreng Aman

Jagung yang dijual di tingkat peternak mengalami kenaikan cukup signifikan, yakni sebesar 5,16 persen atau Rp310, sehingga harganya mencapai Rp6.320 per kilogram. Di sisi lain, garam halus beryodium mengalami penurunan harga sebesar 0,43 persen atau Rp50, dengan harga terbaru Rp11.460 per kilogram.

Komoditas ikan juga mengalami perubahan harga. Ikan kembung naik 2,26 persen atau Rp840, menjadi Rp38.050 per kilogram, sementara ikan tongkol naik 0,57 persen atau Rp180, sehingga menjadi Rp31.670 per kilogram. Namun, ikan bandeng justru mengalami penurunan harga yang signifikan, turun 7,20 persen atau Rp2.410, menjadi Rp31.070 per kilogram.

Fluktuasi harga ini menunjukkan dinamika pasar pangan nasional yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pasokan dan permintaan di tingkat pedagang eceran. Pemerintah melalui Bapanas terus memantau dan berupaya menstabilkan harga untuk menjaga ketersediaan serta keterjangkauan komoditas pangan bagi masyarakat.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait