JurnalLugas.Com – Harga pangan di Indonesia terus mengalami fluktuasi, mencerminkan dinamika pasar dan tantangan pasokan. Berdasarkan data dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Senin, 2 Desember 2024 pukul 07.00 WIB, sejumlah komoditas pangan mencatat perubahan signifikan. Berikut ulasan detail perubahan harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional.
Perubahan Harga Beras
- Beras premium: Mengalami kenaikan 0,52% atau Rp80, kini menjadi Rp15.460 per kilogram (kg).
- Beras medium: Turun sebesar 1,12% atau Rp150, kini dihargai Rp13.290 per kg.
- Beras SPHP Bulog: Naik 0,64% atau Rp80, mencapai Rp12.580 per kg.
Harga Bawang dan Cabai
- Bawang merah: Meningkat 2,64% atau Rp1.030, menjadi Rp39.980 per kg.
- Bawang putih bonggol: Turun tipis 0,41% atau Rp170, dengan harga Rp41.230 per kg.
- Cabai merah keriting: Naik signifikan 9,79% atau Rp2.900, kini Rp32.520 per kg.
- Cabai rawit merah: Melonjak 10,37% atau Rp3.940, mencapai Rp41.930 per kg.
Daging dan Telur
- Daging sapi murni: Turun 1,62% atau Rp2.180, menjadi Rp132.550 per kg.
- Daging ayam ras: Naik 3,18% atau Rp1.160, mencapai Rp37.690 per kg.
- Telur ayam ras: Meningkat 5,35% atau Rp1.510, dengan harga Rp29.730 per kg.
Kedelai, Gula, dan Minyak Goreng
- Kedelai biji kering (impor): Naik 2,10% atau Rp220, menjadi Rp10.690 per kg.
- Gula konsumsi: Bertambah 1,28% atau Rp230, kini Rp18.180 per kg.
- Minyak goreng kemasan sederhana: Naik 2,82% atau Rp520, mencapai Rp18.980 per kg.
- Minyak goreng curah: Turun 1,69% atau Rp290, kini dihargai Rp16.870 per kg.
Komoditas Lain
- Tepung terigu curah: Naik 0,40% atau Rp40, menjadi Rp10.150 per kg.
- Tepung terigu non-curah: Turun 0,23% atau Rp30, dengan harga Rp13.020 per kg.
- Jagung di tingkat peternak: Melonjak 18,79% atau Rp1.120, mencapai Rp7.080 per kg.
- Garam halus beryodium: Turun 1,82% atau Rp210, kini Rp11.360 per kg.
Harga Ikan
- Ikan kembung: Turun 3,03% atau Rp1.120, menjadi Rp35.830 per kg.
- Ikan tongkol: Turun 1,61% atau Rp500, kini Rp30.530 per kg.
- Ikan bandeng: Naik 7,22% atau Rp2.410, mencapai Rp35.790 per kg.
Fluktuasi harga pangan ini menunjukkan dinamika pasar yang dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kondisi cuaca, distribusi, dan permintaan pasar. Konsumen diimbau untuk tetap bijak dalam mengelola kebutuhan sehari-hari dan memanfaatkan data harga untuk mengoptimalkan belanja. Sementara itu, pemerintah dan pelaku pasar diharapkan terus berkolaborasi menjaga stabilitas harga demi ketahanan pangan nasional.






