JurnalLugas.Com – PT Remala Abadi Tbk (kode saham: DATA) kembali menjadi sorotan pasar modal setelah dua petinggi perusahaan secara bersamaan menyatakan mundur dari jabatannya pada Kamis, 30 April 2025.
Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur Utama Remala Abadi, Agus Setiono, menyampaikan bahwa perusahaan telah menerima surat pengunduran diri dari Samuel Adi yang menjabat sebagai Direktur dan Richard Kertawijaya selaku Komisaris Utama.
“Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Samuel Adi dan Richard Kertawijaya pada 30 April 2025,” ujar Agus dalam keterangan tertulis, Rabu (30/4/2025).
Pengunduran diri kedua tokoh penting ini akan dimintakan persetujuan resmi melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Saham DATA Berbalik Arah Setelah Reli
Kabar mengejutkan dari jajaran direksi langsung berdampak pada performa saham DATA di lantai bursa. Setelah mencetak penguatan selama tiga hari berturut-turut, saham DATA terjun bebas pada sesi perdagangan terakhir.
Berdasarkan data perdagangan BEI, harga saham DATA terkoreksi tajam sebesar 3,96 persen ke level Rp1.455. Nilai transaksi mencapai Rp133,8 miliar dengan volume perdagangan sebesar 91,12 juta saham dan frekuensi sebanyak 32.250 kali.
Sebelum penurunan ini, saham Remala Abadi sempat mencatatkan reli signifikan: melonjak 24,76 persen pada Senin (25/4) dan kembali menguat 15,65 persen keesokan harinya, Selasa (26/4). Dalam sepekan terakhir, total kenaikan saham DATA mencapai 41,46 persen, sementara secara bulanan tumbuh 40,78 persen.
Pasar Mencermati Dampak Kepemimpinan
Keluarnya dua figur penting dalam manajemen tentu mengundang perhatian investor dan analis pasar. Stabilitas kepemimpinan seringkali menjadi indikator penting dalam penilaian kinerja dan arah strategis perusahaan, terutama bagi emiten yang baru mengalami lonjakan signifikan di pasar.
Para pelaku pasar kini mencermati siapa sosok pengganti yang akan ditunjuk dan bagaimana arah baru manajemen Remala Abadi ke depan. Jika perusahaan mampu menunjukkan transisi kepemimpinan yang solid, bukan tidak mungkin tren positif saham DATA akan kembali berlanjut.
Untuk berita terkini seputar ekonomi dan pasar modal, kunjungi JurnalLugas.Com.






