Dua Pejabat Inti PT Jaya Swarasa Agung Tbk Resmi Mundur, Saham TAYS Justru Meroket

JurnalLugas.Com — PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) kembali menjadi sorotan pasar modal setelah mengumumkan pengunduran diri dua jajaran penting di manajemen perseroan. Perusahaan mencatat, Djoni Tatan resmi mengajukan resign dari posisi Komisaris Independen, sementara Melania Halim mengundurkan diri dari jabatan Direktur.

Informasi tersebut disampaikan perseroan melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Surat pengunduran diri kedua pejabat tersebut telah diterima manajemen pada 5 Januari 2026.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Perusahaan TAYS, Dinna Afrianti, menjelaskan bahwa pengunduran diri ini masih menunggu persetujuan resmi pemegang saham. Keputusan final akan ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang jadwalnya akan diumumkan kemudian.

Baca Juga  IHSG Dibuka Menguat, Sentimen Pasar Saham Awal Pekan Masih Positif

“Pengunduran diri akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan RUPS,” ujar Dinna secara singkat.

Tidak Ada Dampak Material bagi Perseroan

Manajemen menegaskan bahwa mundurnya dua pejabat tersebut tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap operasional maupun kondisi keuangan perusahaan. Tidak terdapat informasi material yang berpotensi memengaruhi kelangsungan usaha, aspek hukum, maupun kinerja keuangan emiten.

Pernyataan ini sekaligus menenangkan pelaku pasar bahwa stabilitas perusahaan tetap terjaga meski terjadi perubahan susunan manajemen.

Alasan Pengunduran Diri

Berdasarkan surat resmi yang dilampirkan perseroan, Djoni Tatan menyampaikan pengunduran dirinya didasari oleh alasan pribadi. Sementara itu, Melania Halim memutuskan untuk meninggalkan posisi direktur karena ingin melanjutkan karier di sektor industri keuangan.

Langkah ini dinilai sebagai keputusan profesional masing-masing individu dan bukan disebabkan oleh kondisi internal perusahaan.

Respons Pasar Modal

Menariknya, kabar pengunduran diri ini tidak direspons negatif oleh pasar. Saham TAYS justru ditutup menguat pada perdagangan Rabu, 7 Januari 2026. Saham perseroan naik 3 poin atau sekitar 3,70 persen ke level Rp84 per saham.

Kenaikan tersebut mencerminkan kepercayaan investor bahwa kinerja dan prospek bisnis TAYS tetap solid meskipun terjadi pergantian di jajaran manajemen.

Perkembangan lebih lanjut terkait RUPS dan penunjukan pengganti manajemen diperkirakan akan menjadi perhatian pelaku pasar dalam waktu dekat.
Baca berita bisnis dan pasar modal lainnya hanya di https://JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait