Calon Presiden Kolombia Miguel Uribe Ditembak di Kepala Saat Kampanye di Bogota

JurnalLugas.Com – Ketegangan politik di Kolombia meningkat tajam setelah calon presiden dari Partai Pusat Demokrasi, Miguel Uribe Turbay, menjadi korban penembakan brutal saat menghadiri acara kampanye di distrik Fontibon, Bogota, pada Sabtu (7/6).

Menurut laporan sejumlah media lokal, Uribe, politisi berhaluan kanan yang digadang-gadang maju dalam pemilihan presiden tahun depan, ditembak sebanyak enam kali oleh seorang pria bersenjata yang mendekatinya dari arah belakang. Dua peluru dilaporkan mengenai bagian kepala dan wajahnya, mengakibatkan pendarahan hebat.

Bacaan Lainnya

Cuplikan video yang viral di media sosial memperlihatkan momen dramatis saat Uribe digotong oleh tim pengawalnya dalam kondisi luka parah. Mereka segera mengevakuasinya ke kendaraan untuk mendapat penanganan medis darurat di rumah sakit terdekat.

Baca Juga  Saat Kampanye di Butler Pennsylvania Donald Trump Ditembak Ini Keadaannya

Dalam situasi yang kacau itu, tim pengamanan Uribe merespons dengan tembakan balasan. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang lainnya mengalami luka, namun belum dipastikan apakah korban tambahan tersebut adalah pelaku atau pihak lain di lokasi.

Serangan terjadi saat Uribe menyampaikan pidato penutup dalam sebuah acara kampanye yang juga dihadiri tokoh-tokoh partai sayap kanan lainnya. Sejumlah saksi mata menyatakan bahwa suara tembakan mengejutkan hadirin, mengakibatkan kepanikan massal.

Beberapa jam sebelum kejadian, Uribe diketahui menyuarakan kritik keras terhadap pemerintah. Ia menyatakan niatnya menggugat sejumlah menteri terkait rencana referendum yang menurutnya dipaksakan hanya melalui dekret eksekutif tanpa proses legislatif.

Wali Kota Bogota, Carlos Fernando Galan, membenarkan bahwa seorang tersangka telah ditahan di tempat kejadian. “Senator Miguel Uribe menerima pertolongan darurat setelah menjadi korban sebuah serangan sore ini di Fontibon. Si pelaku telah ditangkap. Seluruh jaringan rumah sakit di Bogota dalam kondisi siaga untuk rujukan lebih lanjut,” ujarnya dalam pernyataan resmi. Galan juga menyampaikan solidaritasnya kepada keluarga Uribe.

Baca Juga  Enam Aparat APMM Diberhentikan Sementara Kasus Penembakan WNI

Pemerintah Kolombia segera mengecam keras insiden penyerangan tersebut. Sejumlah tokoh politik lintas partai menyatakan keprihatinan dan mengutuk aksi kekerasan itu sebagai bentuk ancaman terhadap demokrasi.

Miguel Uribe Turbay merupakan sosok yang dikenal vokal di parlemen Kolombia. Ia adalah putra dari jurnalis ternama Diana Turbay, yang tewas dalam insiden penculikan tragis oleh kartel narkoba Pablo Escobar pada awal 1990-an. Kini, Uribe tengah mempersiapkan diri sebagai kandidat potensial dalam kontestasi pemilihan presiden Kolombia tahun 2026 mendatang.

Untuk berita dan analisis politik internasional terbaru, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait