Harga Pangan Nasional Melonjak, Cabai Masih Tancap Gas

Cabai PIHPS
Foto : Pedagang Cabai di Pasar Tradisional

JurnalLugas.Com — Harga sejumlah komoditas pangan strategis di pasar eceran nasional kembali mengalami pergerakan signifikan. Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia menunjukkan lonjakan harga pada beberapa kebutuhan pokok, terutama cabai dan telur ayam ras.

Berdasarkan pantauan PIHPS pada Minggu, 21 Desember 2025, pukul 10.00 WIB, harga cabai rawit merah tercatat menembus Rp72.750 per kilogram. Angka ini menjadi salah satu level tertinggi dalam beberapa waktu terakhir dan mencerminkan tekanan pasokan di tingkat konsumen. Sementara itu, harga telur ayam ras berada di kisaran Rp33.000 per kilogram.

Bacaan Lainnya

Tidak hanya cabai, komoditas bumbu dapur lainnya juga menunjukkan tren harga tinggi. Bawang merah dijual dengan harga rata-rata Rp52.900 per kilogram, sedangkan bawang putih berada di level Rp39.950 per kilogram di tingkat pedagang eceran nasional.

Baca Juga  Update Harga Pangan Nasional PIHPS Jelang Lebaran Cabai Melonjak

Untuk komoditas beras, PIHPS mencatat variasi harga berdasarkan kualitas. Beras kualitas bawah I dipatok Rp14.400 per kilogram dan kualitas bawah II Rp14.350 per kilogram. Adapun beras kualitas medium I berada di harga Rp15.900 per kilogram, medium II Rp15.800 per kilogram. Sementara beras kualitas super I tercatat Rp17.100 per kilogram dan super II Rp16.650 per kilogram.

Harga cabai lainnya juga relatif tinggi. Cabai merah besar mencapai Rp55.150 per kilogram, cabai merah keriting Rp60.150 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp60.650 per kilogram. Kondisi ini menunjukkan tekanan harga yang merata pada kelompok komoditas hortikultura.

Di sektor protein hewani, daging ayam ras dijual sekitar Rp41.900 per kilogram. Sementara itu, daging sapi kualitas I tercatat Rp141.300 per kilogram dan kualitas II Rp133.350 per kilogram.

Komoditas pemanis dan minyak goreng pun tak luput dari perhatian. Gula pasir kualitas premium berada di harga Rp19.800 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal Rp18.200 per kilogram. Untuk minyak goreng, harga minyak curah tercatat Rp18.850 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek I dijual Rp22.500 per liter, sementara kemasan bermerek II berada di kisaran Rp21.500 per liter.

Baca Juga  Harga Komoditas Pangan Nasional Bawang Beras Cabai Naik Berikut Rinciannya

Pengamat pangan menilai, fluktuasi harga ini dipengaruhi oleh faktor musiman, distribusi, serta dinamika permintaan menjelang periode akhir tahun. Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam berbelanja, sementara pemerintah dan pemangku kepentingan diharapkan terus menjaga stabilitas pasokan dan distribusi pangan nasional.

Berita lainnya dapat diakses melalui: https://jurnalluguas.com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait