JurnalLugas.Com — PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) atau Cimory kembali menunjukkan langkah ekspansif dengan membentuk entitas anak usaha baru bernama PT Artha Rasa Cimory (ARC). Pembentukan perusahaan tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang Cimory dalam memperkuat struktur bisnis dan memperluas peluang pertumbuhan di sektor makanan dan minuman.
Berdasarkan keterbukaan informasi kepada publik, ARC resmi didirikan pada 15 Januari 2026 dengan modal dasar sebesar Rp10 miliar. Nilai nominal saham ditetapkan Rp100 ribu per saham, dengan jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh sebanyak 25.000 saham atau senilai Rp2,5 miliar.
Manajemen Cimory menyampaikan bahwa pendirian anak usaha ini bertujuan untuk mendukung arah pengembangan usaha perseroan ke depan. Langkah tersebut dinilai strategis untuk meningkatkan fleksibilitas bisnis serta memperluas lini usaha yang berpotensi memberikan nilai tambah berkelanjutan.
“Pendirian entitas anak ini ditujukan untuk menunjang rencana bisnis perseroan dalam jangka panjang,” tulis manajemen dalam keterangan resmi, Selasa (20/1/2026).
Struktur Kepemilikan Didominasi Cimory
Dalam struktur kepemilikan, Cimory menguasai 99 persen saham PT Artha Rasa Cimory, sementara 1 persen saham lainnya dimiliki oleh Farell Grandisuri. Dengan komposisi tersebut, ARC secara efektif menjadi anak usaha yang dikendalikan penuh oleh Cimory.
Manajemen menegaskan bahwa pembentukan ARC tidak menimbulkan dampak negatif terhadap operasional perusahaan. Seluruh aspek, mulai dari kegiatan usaha, kepatuhan hukum, kondisi keuangan, hingga kelangsungan bisnis Cimory tetap berjalan normal dan stabil.
Kinerja Keuangan Tumbuh Signifikan
Langkah ekspansi ini sejalan dengan kinerja keuangan Cimory yang terus menunjukkan tren positif. Hingga kuartal III-2025, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp1,60 triliun, meningkat 38,52 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Lonjakan laba tersebut ditopang oleh penjualan yang mencapai Rp7,87 triliun.
Sebelumnya, pada semester I-2025, Cimory juga mencatatkan laba bersih Rp993,8 miliar, tumbuh 23,8 persen secara tahunan (year on year/yoy). Perseroan bahkan telah membagikan dividen interim sebesar Rp100 per saham kepada pemegang saham pada Oktober 2025, mencerminkan kondisi keuangan yang solid.
Optimisme Pertumbuhan Berkelanjutan
Pembentukan PT Artha Rasa Cimory dinilai sebagai sinyal optimisme manajemen dalam menjaga pertumbuhan jangka panjang. Dengan fondasi keuangan yang kuat serta ekspansi terukur, Cimory berpeluang memperluas pangsa pasar sekaligus memperkokoh posisinya di industri consumer goods nasional.
Ke depan, langkah strategis ini diharapkan mampu mendorong inovasi produk, efisiensi operasional, dan penciptaan nilai bagi pemegang saham.
Sumber berita dan artikel ekonomi bisnis lainnya dapat dibaca di https://jurnallugas.com.






