Garudafood (GOOD) Umumkan Buyback Saham Rp50 Miliar Stabilitas Harga

JurnalLugas.Com — PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) resmi mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai hingga Rp50 miliar. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kepercayaan investor dan menjaga stabilitas harga saham di pasar modal.

Sesuai keterbukaan informasi perusahaan, jumlah saham yang akan dibeli kembali mencapai sekitar 0,39% dari total saham beredar, setara dengan 143.318.966 lembar saham. Buyback ini akan dilakukan secara bertahap dalam jangka waktu maksimal 12 bulan setelah mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Bacaan Lainnya

Tujuan Buyback, Stabilkan Harga Saham dan Tingkatkan Kepercayaan Investor

Corporate Secretary Garudafood, I Made Astawa, menjelaskan bahwa buyback dilakukan untuk memberikan mekanisme stabilisasi harga saham. “Langkah ini dirancang untuk menjaga harga saham agar lebih mencerminkan fundamental perusahaan serta memberikan manfaat bagi pemegang saham,” jelas Astawa.

Baca Juga  OJK Bongkar Pelanggaran IPO POSA, Denda Rp5,6 Miliar, Benny Tjokrosaputro Dilarang Seumur Hidup

Manajemen menegaskan bahwa dana pelaksanaan buyback akan berasal dari kas internal perusahaan, sehingga tidak akan mengganggu operasional maupun pendapatan dalam jangka pendek.

Mekanisme dan Pelaksanaan Buyback

Buyback saham akan dijalankan melalui anggota Bursa Efek Indonesia dan dapat dilakukan baik di pasar reguler maupun di luar pasar, sesuai aturan OJK dan ketentuan pasar modal yang berlaku. Garudafood sebelumnya juga telah melaksanakan program buyback untuk menjaga likuiditas dan mendukung valuasi saham perusahaan.

Dampak Bagi Pasar dan Pemegang Saham

Program buyback memiliki beberapa dampak positif bagi pemegang saham dan pasar, antara lain:

Baca Juga  Sido Muncul (SIDO) Umumkan Buyback Saham Senilai Ratusan Miliar
  • Menunjukkan keyakinan manajemen terhadap prospek perusahaan.
  • Mengurangi jumlah saham beredar, yang berpotensi meningkatkan earning per share (EPS).
  • Memberikan sinyal positif kepada investor bahwa saham perusahaan memiliki nilai yang layak diperhatikan.

Analis menilai bahwa program buyback dapat memperkuat sentimen pasar, terutama saat harga saham dianggap undervalued, namun keberhasilannya tetap bergantung pada kondisi pasar secara keseluruhan.

Untuk update berita ekonomi dan laporan korporat terbaru, kunjungi JurnalLugas.Com.

(PW)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait