Maybank Indonesia Rombak Jajaran Pimpinan, Tebar Dividen Rp580 Miliar, Fokus ROAR30

JurnalLugas.Com — PT Bank Maybank Indonesia Tbk resmi melakukan perombakan struktur kepemimpinan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026. Selain perubahan jajaran komisaris dan direksi, perseroan juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp580 miliar kepada para pemegang saham.

Keputusan strategis ini menandai langkah lanjutan bank dalam memperkuat arah pertumbuhan berkelanjutan melalui inisiatif ROAR30, yang menjadi kerangka utama transformasi bisnis perseroan.

Bacaan Lainnya

Dalam hasil rapat tersebut, pemegang saham menyepakati pengangkatan Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai Presiden Komisaris yang baru. Selain itu, Dato’ Sri Khairussaleh Ramli dan Dr. Hasnita Dato’ Hashim ditunjuk sebagai Komisaris, sementara Mariana Husin bergabung sebagai Direktur.

Presiden Direktur Steffano Ridwan menegaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang. Ia menyebut, penguatan struktur organisasi diperlukan agar bank tetap kompetitif di tengah dinamika industri keuangan regional.

“Penyesuaian kepemimpinan ini dirancang untuk memperkokoh posisi Maybank Indonesia sebagai mitra finansial regional, sejalan dengan peran strategis Indonesia dalam jaringan Maybank Group,” ujarnya dalam pernyataan di Jakarta, Sabtu (18/4/2026).

Di sisi lain, RUPST juga menyetujui pengakhiran masa jabatan Edwin Gerungan sebagai Komisaris dan Ricky Antariksa sebagai Direktur. Sementara itu, Hendar kembali dipercaya sebagai Komisaris Independen, serta Effendi melanjutkan perannya sebagai Direktur.

Struktur Kepemimpinan Baru

Dengan keputusan tersebut, susunan Dewan Komisaris kini diisi oleh kombinasi profesional regional dan independen, termasuk nama-nama seperti Datuk Lim Hong Tat, Putut Eko Bayuseno, Marina R. Tusin, dan Daniel James Rompas.

Di jajaran Direksi, Steffano Ridwan tetap memimpin bersama sejumlah direktur lainnya, termasuk Irvandi Ferizal, Widya Permana, Bambang Andri Irawan, hingga Mariana Husin yang menjadi wajah baru dalam struktur tersebut.

Adapun Dewan Pengawas Syariah tetap diketuai oleh M. Sa’ad dengan anggota Sodikun dan Ahmad Satori.

Dividen dan Strategi Permodalan

Selain perubahan manajemen, RUPST juga menetapkan pembagian dividen sebesar 35 persen dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp1,66 triliun. Nilai tersebut setara dengan Rp7,6110 per saham.

Sisa laba sebesar 65 persen atau sekitar Rp1,08 triliun dialokasikan sebagai laba ditahan. Langkah ini diambil untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung ekspansi bisnis ke depan.

Menurut Steffano, keseimbangan antara distribusi keuntungan dan penguatan modal menjadi kunci menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan.

Ia menambahkan bahwa perseroan akan terus mengandalkan sinergi antara jaringan global dan pemahaman pasar domestik untuk memperluas kontribusi terhadap sektor keuangan nasional.

“Keunggulan jaringan internasional yang dipadukan dengan kedalaman insight lokal akan menjadi fondasi utama kami dalam mempercepat pertumbuhan bisnis,” katanya singkat.

Langkah transformasi ini menunjukkan bahwa Maybank Indonesia tidak hanya fokus pada kinerja jangka pendek, tetapi juga tengah menyiapkan fondasi kuat untuk menghadapi persaingan industri perbankan yang semakin kompleks di kawasan Asia Tenggara.

Baca selengkapnya di: https://jurnallugas.com

(ED)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait