JurnalLugas.Com — Perkembangan teknologi komunikasi memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat. Namun di sisi lain, berbagai modus kejahatan digital juga terus berkembang.
Salah satu yang masih sering terjadi adalah penipuan melalui WhatsApp dengan modus mengaku sebagai saudara, kerabat, atau teman dekat yang menggunakan nomor baru dan meminta pinjaman uang dengan alasan mendesak.
Tidak sedikit korban yang akhirnya mentransfer uang karena percaya bahwa pesan tersebut benar-benar berasal dari anggota keluarga. Setelah menyadari telah tertipu, banyak yang bertanya apakah lokasi pelaku bisa diketahui hanya dari nomor telepon yang digunakan.
Bisakah Lokasi Penipu Diketahui dari Nomor Telepon?
Secara umum, masyarakat tidak dapat mengetahui koordinat atau lokasi real-time seseorang hanya dari nomor telepon. Informasi lokasi pelanggan merupakan data yang dilindungi dan hanya dapat diakses oleh operator telekomunikasi maupun aparat penegak hukum melalui prosedur yang berlaku.
Pakar keamanan digital menjelaskan bahwa nomor telepon tidak secara otomatis memberikan akses terhadap lokasi pemiliknya. Oleh karena itu, masyarakat perlu berhati-hati terhadap layanan atau situs yang mengklaim dapat melacak lokasi seseorang hanya dengan memasukkan nomor telepon.
“Pelacakan lokasi yang akurat memerlukan akses khusus dari operator atau perangkat yang digunakan pemilik nomor,” ujar seorang pengamat keamanan siber, Selasa 02 Juni 2026.
Meski lokasi tidak dapat diketahui secara langsung, masyarakat masih bisa melakukan pengecekan reputasi nomor untuk mengetahui apakah nomor tersebut pernah dilaporkan sebagai spam atau penipuan.
Cara Cek Reputasi Nomor Telepon Sebelum Merespons Pesan
Sebelum mempercayai seseorang yang menghubungi melalui WhatsApp dan mengaku sebagai saudara, pengguna disarankan melakukan pengecekan nomor terlebih dahulu.
1. Menggunakan Truecaller
Truecaller merupakan aplikasi identifikasi nomor yang banyak digunakan untuk mendeteksi panggilan dan pesan mencurigakan.
Langkah-Langkah Mengecek Nomor di Truecaller
- Unduh dan instal aplikasi Truecaller melalui Google Play Store atau App Store.
- Daftar menggunakan nomor telepon aktif.
- Berikan izin akses yang diperlukan.
- Ketik nomor yang ingin diperiksa pada kolom pencarian.
- Tunggu hingga sistem menampilkan informasi yang tersedia.
Informasi yang Bisa Diperoleh
- Nama yang sering dikaitkan dengan nomor tersebut.
- Status spam atau bukan.
- Kategori nomor.
- Jumlah laporan dari pengguna lain.
- Riwayat aktivitas yang pernah ditandai sebagai penipuan.
Jika sebuah nomor telah dilaporkan berkali-kali sebagai penipu atau spam, biasanya akan muncul peringatan khusus dari sistem.
2. Menggunakan Getcontact
Getcontact juga menjadi salah satu aplikasi populer untuk mengecek identitas nomor telepon berdasarkan tag yang diberikan oleh pengguna lain.
Cara Menggunakan Getcontact
- Instal aplikasi Getcontact.
- Lakukan registrasi menggunakan nomor aktif.
- Verifikasi akun sesuai petunjuk.
- Masukkan nomor yang ingin diperiksa.
- Lihat tag atau label yang muncul.
Informasi yang Bisa Dilihat
- Nama yang disimpan pengguna lain.
- Tag identifikasi nomor.
- Indikasi spam.
- Riwayat laporan dari komunitas pengguna.
Sebagai contoh, jika sebuah nomor memiliki tag seperti “Penipu WA”, “Modus Pinjam Uang”, “Spam”, atau “Hati-Hati Penipuan”, maka pengguna perlu meningkatkan kewaspadaan.
Ciri-Ciri Penipuan Mengaku Saudara di WhatsApp
Masyarakat perlu mengenali beberapa tanda umum yang sering digunakan pelaku:
- Menghubungi menggunakan nomor baru.
- Mengaku sebagai saudara, anak, kakak, atau teman dekat.
- Mengatakan nomor lama rusak atau hilang.
- Meminta bantuan uang dalam waktu cepat.
- Menggunakan alasan darurat seperti kecelakaan, biaya rumah sakit, atau kebutuhan mendesak lainnya.
- Menolak melakukan panggilan video.
- Mendesak korban agar segera mentransfer dana.
Modus seperti ini memanfaatkan kepanikan dan rasa empati korban agar tidak sempat melakukan verifikasi.
Jangan Hanya Mengandalkan Aplikasi
Walaupun Truecaller dan Getcontact dapat membantu, hasil yang ditampilkan tidak selalu sepenuhnya akurat. Nomor baru bisa saja belum memiliki laporan dari pengguna lain.
Karena itu, langkah verifikasi tetap menjadi hal yang paling penting, antara lain:
- Hubungi nomor lama kerabat yang bersangkutan.
- Lakukan panggilan suara atau video.
- Tanyakan informasi keluarga yang hanya diketahui orang terdekat.
- Jangan terburu-buru mentransfer uang.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Menjadi Korban?
Jika sudah terlanjur menjadi korban penipuan, segera lakukan langkah berikut:
- Hubungi bank terkait jika sudah melakukan transfer.
- Simpan seluruh bukti percakapan.
- Catat nomor telepon pelaku.
- Simpan bukti transfer dan tangkapan layar chat.
- Laporkan kejadian kepada pihak kepolisian.
Melalui laporan resmi, aparat dapat bekerja sama dengan operator telekomunikasi maupun lembaga perbankan untuk melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap identitas pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Waspada Sebelum Mengirim Uang
Maraknya kasus penipuan digital menunjukkan pentingnya literasi keamanan siber di tengah masyarakat. Banyak warga menilai kebiasaan melakukan verifikasi sebelum mengirim uang merupakan langkah sederhana yang dapat mencegah kerugian besar.
Apabila menerima pesan dari nomor tidak dikenal yang mengaku sebagai saudara dan meminta bantuan dana, jangan langsung percaya. Luangkan waktu untuk memeriksa reputasi nomor, melakukan verifikasi identitas, dan memastikan informasi yang diterima benar adanya.
Dengan meningkatkan kewaspadaan, masyarakat dapat terhindar dari berbagai modus penipuan yang memanfaatkan kedekatan emosional untuk mengambil keuntungan secara ilegal.
Baca informasi menarik lainnya di JurnalLugas.Com.
(Soefriyanto)






