JurnalLugas.Com — Tren kepercayaan publik terhadap kepemimpinan nasional menunjukkan sinyal positif. Hasil survei terbaru yang dirilis Index Politica mengungkap mayoritas masyarakat Indonesia merasa puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai sektor strategis.
Riset yang digelar pada 5–19 April 2026 tersebut mencatat tingkat kepuasan publik mencapai 70,77 persen. Angka ini mencerminkan persepsi positif masyarakat terhadap arah kebijakan pemerintah, terutama di bidang ekonomi, sosial, politik, penegakan hukum, hingga pertahanan dan keamanan.
Direktur Riset Index Politica, Fadhly Alimin Hasyim, menyebut tingginya angka kepuasan tidak lepas dari konsistensi pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional.
“Kepercayaan terhadap kinerja personal Presiden berada pada level yang kuat, dengan mayoritas responden memberikan penilaian positif di berbagai sektor,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Meski dominan positif, survei ini juga mencatat 25,63 persen responden menyatakan belum puas terhadap kinerja pemerintah. Sementara 3,6 persen lainnya memilih tidak memberikan jawaban, mencerminkan masih adanya ruang evaluasi bagi pemerintah ke depan.
Menteri Berkinerja Terbaik Versi Publik
Selain mengukur kepuasan terhadap presiden, survei ini juga memetakan persepsi publik terhadap kinerja jajaran Kabinet Merah Putih. Sejumlah nama mencuat sebagai menteri dengan performa paling diapresiasi masyarakat.
Di antaranya adalah Purbaya Yudhi Sadewa, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Nusron Wahid. Selain itu, sektor pangan dan perumahan juga mendapat sorotan melalui kinerja Andi Amran Sulaiman serta Maruarar Sirait.
Nama lain yang turut dinilai positif oleh publik meliputi Budi Gunadi Sadikin, Teddy Indra Wijaya, Sjafrie Sjamsoeddin, Erick Thohir, serta Fadli Zon.
Penilaian terhadap para menteri ini dinilai menjadi indikator penting bagaimana publik merasakan langsung dampak kebijakan pemerintah di lapangan.
Metodologi dan Cakupan Survei
Survei Index Politica dilakukan secara tatap muka di 34 provinsi di Indonesia. Sebanyak 1.610 responden terlibat, dengan kriteria warga negara berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah, berpendidikan setidaknya SMA, serta bukan berasal dari unsur TNI maupun Polri.
Pendekatan ini disebut memberikan gambaran yang relatif representatif terhadap opini publik nasional, terutama dalam membaca dinamika kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan saat ini.
Tingginya tingkat kepuasan publik menjadi modal sosial penting bagi pemerintahan Prabowo Subianto. Namun, angka ketidakpuasan yang masih berada di kisaran seperempat responden menjadi pengingat bahwa ekspektasi publik terus berkembang.
Pengamat menilai keberlanjutan program, pemerataan hasil pembangunan, serta respons cepat terhadap isu sosial-ekonomi akan menjadi faktor penentu dalam menjaga tren positif ini.
Dengan dinamika global yang terus berubah, stabilitas domestik dan kepercayaan publik menjadi kunci utama dalam menjaga arah pembangunan nasional tetap berada di jalur yang diharapkan masyarakat.
Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com
(SF)






