Wanita Pengendara Motor Tewas Tersambar Kereta, Dugaan Langgar Palang Pintu

JurnalLugas.Com — Jakarta Timur kembali diguncang insiden maut di perlintasan kereta api. Seorang pengendara sepeda motor perempuan dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak kereta di kawasan Matraman pada Rabu sore, 22 April 2026. Peristiwa ini terjadi di ruas Jalan Pramuka Jaya Sari dan sontak menarik perhatian warga sekitar.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB ketika kereta api melintas di perlintasan sebidang yang berada di area padat aktivitas tersebut. Berdasarkan keterangan warga, situasi berlangsung cepat dan tidak sempat dihindari oleh korban.

Bacaan Lainnya

Seorang saksi mata bernama Atan yang berada tak jauh dari lokasi mengungkapkan kondisi korban pascakecelakaan cukup mengenaskan. “Kejadiannya sekitar jam empat sore, korban perempuan tertabrak kereta dan langsung dievakuasi,” ujarnya di lokasi kejadian.

Warga lain yang melintas di sekitar perlintasan juga mengaku terkejut karena insiden terjadi begitu tiba-tiba. Sejumlah orang sempat berhenti untuk membantu proses evakuasi sebelum petugas datang.

Dari informasi awal yang dihimpun di lapangan, korban diduga mencoba melintasi rel saat palang pintu sudah dalam kondisi tertutup atau kereta sedang melintas. Namun demikian, penyebab pasti kejadian masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Sepeda motor yang dikendarai korban mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan keras dengan rangkaian kereta. Sementara identitas korban hingga kini masih dalam proses pendataan oleh aparat kepolisian.

Petugas kepolisian dari Jakarta Timur yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang milik korban juga diamankan untuk kepentingan investigasi lebih lanjut.

“Saya hanya melihat kejadian saat lewat, pengendara perempuan dan langsung tertabrak,” kata saksi lain di lokasi, menggambarkan detik-detik sebelum insiden terjadi.

Usai dilakukan evakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati guna proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami penyebab kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor kelalaian atau pelanggaran aturan di perlintasan sebidang tersebut. Aparat juga kembali mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin saat melintas di jalur kereta api.

Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan di perlintasan sebidang yang masih sering terjadi di wilayah perkotaan padat penduduk, terutama akibat minimnya kehati-hatian pengguna jalan.

Kepolisian mengimbau agar pengendara selalu berhenti dan memastikan kondisi aman sebelum melintasi rel, serta mematuhi rambu dan palang pintu demi menghindari tragedi serupa di kemudian hari.

Baca berita JurnalLugas.com
https://www.jurnallugas.com

(BW)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait