BYD Song Pro DM-i Flying Edition, PHEV Rasa EV, Jarak Tempuh Listrik hingga 301 Km

JurnalLugas.Com — Industri otomotif elektrifikasi di China kembali bergerak cepat. Produsen kendaraan energi baru asal Tiongkok, BYD, resmi memulai penjualan crossover plug-in hybrid (PHEV) terbarunya, Song Pro DM-i Flying Edition model yang langsung mencuri perhatian berkat efisiensi tinggi dan jarak tempuh listrik murni yang menantang dominasi mobil listrik penuh.

Model ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan konsumen yang menginginkan fleksibilitas antara kendaraan listrik dan konvensional, tanpa kompromi signifikan pada performa maupun efisiensi bahan bakar.

Bacaan Lainnya

Harga Kompetitif, Fitur Makin Canggih

Song Pro DM-i Flying Edition ditawarkan dalam empat varian dengan rentang harga mulai dari 102.900 yuan hingga 132.900 yuan, atau setara sekitar Rp259 juta sampai Rp334 juta. Dengan banderol tersebut, BYD tampak agresif menyasar segmen menengah yang semakin kompetitif di pasar otomotif China.

Meski mengusung pembaruan teknologi, desain eksterior kendaraan ini tetap mempertahankan garis khas pendahulunya. Dimensinya tergolong kompak namun proporsional, dengan panjang 4.735 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.690 mm, serta jarak sumbu roda 2.712 mm cukup ideal untuk penggunaan urban maupun perjalanan jarak jauh.

Interior Modern, Berbasis Digital

Masuk ke dalam kabin, nuansa modern langsung terasa. Mobil ini dibekali konfigurasi lima kursi dengan layar sentuh mengambang berukuran 15,6 inci sebagai pusat kendali utama. Desain minimalis dipadukan dengan tuas persneling yang ditempatkan di belakang setir dua palang, memberikan kesan futuristik sekaligus ergonomis.

Teknologi Keselamatan dan ADAS Lebih Pintar

Pada sisi keamanan, BYD tidak setengah-setengah. Varian standar sudah dilengkapi sistem suspensi DiSus-C yang bekerja bersama kontrol stabilitas untuk menjaga kendaraan tetap terkendali, bahkan dalam kondisi darurat seperti ban pecah.

Lebih jauh, sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS) “God’s Eye C” memungkinkan fitur Navigate on Autopilot (NOA) untuk penggunaan di jalan tol. Sementara itu, opsi tambahan DiPilot 300 berbasis LiDAR membuka kemampuan lebih luas, termasuk NOA di area perkotaan serta dukungan lebih dari 300 skenario parkir otomatis.

Performa Hybrid Efisien, Jarak Tempuh Impresif

Dari sisi dapur pacu, Song Pro DM-i Flying Edition mengombinasikan mesin bensin 1,5 liter bertenaga 74 kW dengan motor listrik berkekuatan 120 kW yang menggerakkan roda depan. Kombinasi ini menghasilkan efisiensi tinggi tanpa mengorbankan performa.

Konsumen juga diberikan dua opsi baterai LFP, masing-masing berkapasitas 26,6 kWh dan 34,27 kWh. Hasilnya, kendaraan mampu menempuh jarak listrik murni antara 220 km hingga 301 km angka yang bahkan mendekati beberapa mobil listrik penuh di kelasnya.

Untuk konsumsi bahan bakar, mobil ini mencatatkan efisiensi sekitar 3,2 liter per 100 km, menjadikannya salah satu PHEV paling hemat di segmennya.

Strategi BYD, Menjembatani Transisi ke EV

Langkah BYD menghadirkan Song Pro DM-i Flying Edition menunjukkan strategi jelas: menjembatani transisi konsumen dari kendaraan konvensional menuju elektrifikasi penuh. Dengan jarak tempuh listrik yang panjang dan efisiensi bahan bakar tinggi, model ini menjadi solusi realistis di tengah keterbatasan infrastruktur pengisian daya di beberapa wilayah.

Seorang sumber industri otomotif menyebut, “Model seperti ini akan jadi kunci transisi. Konsumen tidak lagi cemas soal jarak tempuh, tapi tetap menikmati sensasi berkendara listrik.”

Dengan kombinasi harga terjangkau, teknologi canggih, dan efisiensi impresif, Song Pro DM-i Flying Edition berpotensi menjadi salah satu pemain kuat di pasar PHEV global ke depan.

Baca selengkapnya di: https://jurnallugas.com

(TT)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait