JurnalLugas.Com — Pasar ponsel entry-level kembali memanas setelah Poco memperkenalkan dua perangkat anyar yang langsung menyasar pengguna dengan kebutuhan harian intens namun tetap ramah di kantong. Lewat Poco C81 dan Poco C81x, perusahaan menghadirkan kombinasi layar luas, refresh rate tinggi, serta daya tahan baterai yang jarang ditemui di segmen harga terjangkau.
Peluncuran ini menjadi sinyal bahwa persaingan di kelas 4G belum kehilangan daya tarik, terutama di pasar berkembang yang masih mendominasi penggunaan perangkat dengan konektivitas tersebut.
Layar Besar 120Hz, Fokus pada Kenyamanan Visual
Kedua ponsel ini menonjolkan pengalaman visual sebagai daya jual utama. Poco C81 hadir dengan layar 6,9 inci, sementara Poco C81x sedikit lebih kecil di 6,88 inci. Meski berbeda tipis, keduanya sama-sama mengusung resolusi HD+ dan refresh rate 120Hz fitur yang biasanya hanya ditemukan di kelas menengah.
Untuk menunjang kenyamanan penggunaan jangka panjang, panel layar telah mengantongi sertifikasi TÜV Rheinland yang memastikan paparan cahaya biru lebih terkontrol serta mengurangi efek kedipan layar.
Tak hanya itu, Poco juga menyematkan teknologi Wet Touch 2.0, memungkinkan layar tetap responsif meski digunakan dalam kondisi jari basah fitur yang relevan untuk aktivitas sehari-hari di iklim tropis.
Performa Stabil untuk Kebutuhan Harian
Di sektor dapur pacu, kedua perangkat mengandalkan chipset Unisoc T7250 octa-core. Kombinasi RAM LPDDR4X dan penyimpanan UFS 2.2 memberikan keseimbangan antara efisiensi daya dan kecepatan akses data.
Poco C81 membawa RAM 4GB dengan penyimpanan 64GB, sedangkan C81x hadir dengan konfigurasi 3GB/64GB. Keduanya tetap memberi ruang ekspansi hingga 2TB melalui microSD, solusi praktis bagi pengguna dengan kebutuhan penyimpanan besar.
Seorang perwakilan internal Poco menyebutkan bahwa perangkat ini “dirancang untuk performa stabil harian, bukan sekadar spesifikasi di atas kertas.”
Sistem Operasi Lebih Segar
Perbedaan juga terlihat pada sisi perangkat lunak. Poco C81 sudah menjalankan Android 16 dengan HyperOS 3, sementara C81x menggunakan Android 15 berbasis HyperOS 2.
Langkah ini menunjukkan strategi diferensiasi produk meski berada di lini yang sama, sekaligus memberi opsi bagi pengguna dengan preferensi sistem terbaru.
Kamera Fungsional dengan Fitur AI
Untuk fotografi, Poco tidak mengejar angka megapiksel besar, melainkan fungsionalitas. Kamera belakang 13MP dan kamera depan 8MP dibekali fitur seperti HDR, Night Mode, AI Sky, hingga pemindaian dokumen.
Kualitas video mendukung perekaman hingga 1080p di 30fps, cukup untuk kebutuhan konten media sosial dan dokumentasi harian.
Baterai Besar Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu keunggulan paling mencolok terletak pada sektor daya. Poco C81 membawa baterai 6.300mAh, sementara C81x tetap kompetitif dengan 5.200mAh.
Keduanya mendukung pengisian cepat 15W serta fitur reverse charging, memungkinkan perangkat digunakan sebagai sumber daya darurat untuk gadget lain.
Fitur Pelengkap yang Tetap Lengkap
Meski berada di segmen entry-level, Poco tetap menyematkan fitur penting seperti Wi-Fi dual-band, Bluetooth 5.2, sertifikasi IP52 untuk ketahanan cipratan air, sensor sidik jari di samping, serta jack audio 3,5 mm fitur yang masih dicari banyak pengguna.
Harga dan Ketersediaan
Poco C81x dipasarkan dengan harga 9.999 rupee atau sekitar Rp1,8 juta untuk varian 3GB/64GB. Sementara Poco C81 dibanderol 10.999 rupee atau sekitar Rp2 jutaan untuk konfigurasi 4GB/64GB.
Keduanya dijadwalkan mulai dijual perdana di India pada 27 April, dengan potensi ekspansi ke pasar lain dalam waktu dekat.
Dengan strategi menghadirkan fitur unggulan seperti layar 120Hz dan baterai jumbo di harga terjangkau, Poco tampaknya ingin mengubah ekspektasi pengguna terhadap ponsel entry-level. Jika tren ini berlanjut, segmen murah bukan lagi sekadar pilihan kompromi, melainkan alternatif yang semakin kompetitif.
Baca selengkapnya di https://JurnalLugas.Com
(TT)






