Ternyata Begini Cara Penjahat Mencuri Data Kartu ATM Tanpa Disadari

JurnalLugas.Com — Kemajuan teknologi perbankan ternyata juga diikuti dengan semakin canggihnya aksi kejahatan digital. Salah satu modus yang masih sering terjadi hingga kini adalah pencurian data kartu ATM atau skimming.

Banyak nasabah tidak menyadari bahwa data rekening mereka telah dicuri hanya dalam beberapa detik saat melakukan transaksi di mesin ATM. Tanpa merasa melakukan kesalahan apa pun, saldo tabungan tiba-tiba berkurang bahkan terkuras habis.

Bacaan Lainnya

Modus ini bekerja secara diam-diam dan sering kali sulit dikenali masyarakat awam.

Cara Penjahat Mencuri Data Kartu ATM

Pelaku biasanya memasang alat khusus berbentuk kecil di bagian mulut tempat memasukkan kartu ATM. Alat tersebut dibuat menyerupai komponen asli mesin ATM sehingga sulit dibedakan oleh pengguna.

Saat kartu dimasukkan, perangkat itu akan merekam seluruh data dari pita magnetik kartu. Namun, data saja belum cukup. Pelaku juga membutuhkan PIN korban untuk mengakses rekening.

Untuk mendapatkan PIN, penjahat biasanya memasang kamera tersembunyi di sekitar layar ATM atau menggunakan keypad palsu yang mampu merekam angka yang ditekan pengguna.

Dalam waktu singkat, data kartu dan PIN berhasil dicuri tanpa disadari korban.

Baca Juga  Daftar Kode Bank Terlengkap, Panduan Transfer Antar-Bank Lewat ATM & BI-Fast

Mesin ATM Sepi Jadi Sasaran Utama

ATM yang berada di lokasi minim pengawasan sering menjadi target favorit pelaku skimming. Mesin ATM di area sepi, luar ruangan, atau jauh dari petugas keamanan dinilai lebih mudah dimodifikasi tanpa menarik perhatian.

Pengamat keamanan digital menyebut banyak nasabah terlalu fokus menyelesaikan transaksi dengan cepat sehingga lupa memeriksa kondisi mesin ATM sebelum digunakan.

“Pelaku memanfaatkan kelengahan pengguna. Banyak orang langsung memasukkan kartu tanpa mengecek kondisi mesin,” ujar seorang praktisi keamanan siber, Kamis 28 Mei 2026.

Tanda ATM Diduga Sudah Dimodifikasi

Masyarakat sebenarnya dapat mengenali beberapa ciri ATM yang patut dicurigai. Misalnya slot kartu terlihat longgar, warna alat berbeda dari bagian mesin lainnya, atau keypad terasa lebih tebal dari biasanya.

Selain itu, keberadaan benda kecil menyerupai kamera di sekitar layar ATM juga perlu diwaspadai. Pelaku kadang menempelkan nomor layanan palsu untuk mengelabui korban agar menghubungi mereka.

Jika menemukan kondisi mencurigakan, sebaiknya batalkan transaksi dan segera pindah ke ATM lain yang lebih aman.

Cara Aman Menghindari Skimming ATM

Agar terhindar dari pencurian data kartu ATM, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:

  • Gunakan ATM di kantor cabang bank atau lokasi ramai.
  • Tutupi keypad saat memasukkan PIN.
  • Hindari menerima bantuan dari orang tidak dikenal.
  • Rutin mengganti PIN ATM.
  • Aktifkan notifikasi transaksi mobile banking.
  • Gunakan kartu ATM berbasis chip jika tersedia.
Baca Juga  Transfer ATM Gagal tapi Saldo Terpotong? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Otoritas jasa keuangan juga mengingatkan masyarakat agar tidak pernah memberikan PIN, kode OTP, maupun data pribadi kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas bank.

Kejahatan Lama yang Masih Mengintai

Meski banyak bank mulai meningkatkan sistem keamanan digital, praktik pencurian data ATM belum sepenuhnya hilang. Pelaku terus mencari celah baru dengan teknologi yang semakin modern dan sulit dikenali.

Karena itu, kewaspadaan pengguna menjadi perlindungan utama agar tabungan tetap aman dari tangan pelaku kejahatan digital.

Memahami cara kerja skimming kini bukan lagi sekadar pengetahuan tambahan, melainkan kebutuhan penting bagi setiap nasabah bank di era transaksi elektronik yang terus berkembang.

Baca informasi menarik lainnya di JurnalLugas.Com

(Kardi)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait