JurnalLugas.Com – Kartu ATM yang sudah memasuki masa berlaku atau kadaluarsa sering kali baru disadari saat pemiliknya hendak melakukan transaksi penting.
Kondisi ini dapat membuat pengguna panik karena khawatir tidak bisa menarik uang, berbelanja, atau mengakses rekening.
Padahal, kartu ATM yang telah habis masa berlakunya bukan berarti dana di dalam rekening hilang. Nasabah tetap dapat mengakses saldo dan layanan perbankan melalui sejumlah cara yang telah disediakan oleh bank.
Lalu, apa yang harus dilakukan jika kartu ATM sudah kadaluarsa?
Kenali Tanda Kartu ATM Sudah Kadaluarsa
Setiap kartu ATM memiliki tanggal masa berlaku yang biasanya tercetak pada bagian depan kartu. Tanggal tersebut ditulis dalam format bulan dan tahun.
Ketika masa berlaku berakhir, kartu dapat mengalami berbagai kendala, seperti gagal digunakan untuk transaksi di mesin ATM, tidak bisa dipakai berbelanja melalui mesin EDC, hingga ditolak saat melakukan pembayaran digital yang membutuhkan data kartu.
Segera Hubungi atau Datangi Bank
Langkah pertama yang disarankan adalah menghubungi layanan pelanggan bank terkait. Nasabah juga dapat mendatangi kantor cabang terdekat untuk mengajukan penggantian kartu.
Praktisi layanan perbankan menyebutkan bahwa penggantian kartu ATM merupakan prosedur rutin yang dapat dilakukan dengan relatif cepat selama data rekening masih aktif dan sesuai.
“Nasabah tidak perlu khawatir karena saldo tetap aman di rekening. Yang perlu dilakukan hanya memperbarui kartu agar dapat digunakan kembali untuk transaksi,” ujar seorang praktisi layanan perbankan.
Siapkan Dokumen yang Dibutuhkan
Saat mengurus penggantian kartu ATM, umumnya bank akan meminta beberapa dokumen pendukung seperti:
- Kartu identitas (KTP atau identitas resmi lainnya)
- Buku tabungan (jika diperlukan)
- Kartu ATM lama yang sudah kadaluarsa
- Nomor rekening aktif
Persyaratan dapat berbeda pada masing-masing bank sehingga nasabah disarankan mengecek informasi terbaru melalui kanal resmi bank.
Manfaatkan Mobile Banking Sementara Waktu
Bagi pengguna yang telah mengaktifkan mobile banking atau internet banking, layanan tersebut tetap dapat digunakan meskipun kartu ATM sudah kadaluarsa.
Melalui aplikasi perbankan digital, nasabah masih dapat melakukan transfer, pembayaran tagihan, pembelian pulsa, hingga mengecek saldo tanpa harus menggunakan kartu fisik.
Fitur transaksi tanpa kartu atau cardless withdrawal yang tersedia pada sejumlah bank juga dapat menjadi solusi sementara untuk menarik uang tunai.
Perhatikan Biaya dan Jenis Kartu Baru
Dalam beberapa kasus, bank dapat mengenakan biaya administrasi untuk penggantian kartu. Selain itu, nasabah juga berkesempatan memilih jenis kartu baru dengan teknologi yang lebih mutakhir, seperti kartu berbasis chip yang memiliki tingkat keamanan lebih tinggi dibanding kartu magnetik lama.
Penggantian kartu juga menjadi momentum untuk memastikan data pribadi dan nomor telepon yang terdaftar di bank masih aktif sehingga memudahkan proses verifikasi.
Jangan Menunda Penggantian
Menunda penggantian kartu ATM yang sudah kadaluarsa berpotensi menghambat aktivitas keuangan sehari-hari. Terlebih jika kartu tersebut masih menjadi alat utama untuk transaksi tunai maupun non-tunai.
Karena itu, segera lakukan pembaruan kartu begitu mendekati masa berlaku berakhir. Dengan langkah yang tepat, nasabah dapat terus menikmati layanan perbankan secara aman dan nyaman tanpa gangguan.
Untuk informasi menarik lainnya seputar keuangan, teknologi, dan gaya hidup, kunjungi JurnalLugas.Com.
(Kardi)






