Harga Beras Nasional Masih Stabil Tinggi, Cabai dan Daging Jadi Sorotan Pasar Hari Ini

JurnalLugas.Com – Harga beras di tingkat pedagang eceran nasional masih menunjukkan tren stabil pada awal pekan. Di tengah fluktuasi sejumlah komoditas hortikultura, beras dari berbagai kategori belum mengalami perubahan signifikan sehingga menjadi kabar positif bagi konsumen.

Mengacu pada data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia pada Selasa (7/7/2026), beras kualitas bawah I diperdagangkan rata-rata Rp14.700 per kilogram, sedangkan kualitas bawah II berada di kisaran Rp14.500 per kilogram.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, beras kualitas medium I tercatat Rp16.350 per kilogram dan medium II Rp16.150 per kilogram.

Untuk kategori premium, beras kualitas super I dijual sekitar Rp17.650 per kilogram, sedangkan super II mencapai Rp17.150 per kilogram.

Baca Juga  Harga Komoditas Pangan Cenderung Turun Simak Daftar Harganya

Pengamat pangan menilai stabilnya harga beras mencerminkan pasokan yang masih terjaga di berbagai daerah.

“Ketersediaan stok yang cukup dan distribusi yang berjalan lancar menjadi faktor penting dalam menjaga harga beras tetap stabil,” ujarnya.

Berbeda dengan beras, komoditas cabai masih menjadi penyumbang harga tertinggi di kelompok pangan segar.

Cabai rawit merah tercatat mencapai Rp62.150 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting berada di kisaran Rp50.900 per kilogram dan cabai merah besar sekitar Rp50.050 per kilogram.

Untuk kebutuhan rumah tangga lainnya, harga bawang merah berada di level Rp46.900 per kilogram, sementara bawang putih dipasarkan sekitar Rp44.000 per kilogram.

Di sektor protein hewani, telur ayam ras dijual rata-rata Rp29.100 per kilogram, daging ayam ras segar Rp36.700 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas I mencapai Rp150.400 per kilogram.

Adapun harga gula pasir premium tercatat Rp20.300 per kilogram dan gula pasir lokal Rp19.050 per kilogram.

Sementara minyak goreng curah dipasarkan sekitar Rp20.550 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan masih berada di kisaran Rp23.400 hingga Rp24.250 per liter.

Pelaku pasar memperkirakan harga beras masih berpotensi stabil dalam beberapa waktu ke depan selama pasokan dari sentra produksi tetap terjaga.

Namun, komoditas hortikultura seperti cabai diprediksi masih berfluktuasi mengikuti kondisi cuaca, hasil panen, dan kelancaran distribusi antarwilayah.

Masyarakat diimbau menjadikan harga rata-rata nasional sebagai acuan, karena harga di setiap daerah dapat berbeda sesuai kondisi pasokan dan biaya distribusi.

Baca berita ekonomi, harga pangan, dan informasi nasional terbaru lainnya di https://JurnalLugas.Com.

(William)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait