Korban Tewas Gempa Venezuela Bertambah 2.954 Orang, 942 Gempa Susulan Masih Mengguncang

JurnalLugas.Com – Dampak gempa bumi berkekuatan besar yang mengguncang wilayah utara Venezuela pada akhir Juni terus bertambah.

Otoritas setempat mengonfirmasi jumlah korban meninggal dunia kini mencapai 2.954 orang, sementara 16.592 warga mengalami luka-luka akibat bencana yang memicu kerusakan luas di berbagai kawasan.

Bacaan Lainnya

Data terbaru yang disampaikan Kementerian Komunikasi dan Informasi Venezuela pada Sabtu (5/7) menunjukkan proses pencarian korban masih berlangsung seiring banyaknya bangunan yang mengalami kerusakan berat.

Pemerintah melaporkan sedikitnya 856 bangunan terdampak guncangan gempa. Dari jumlah tersebut, 190 bangunan dilaporkan runtuh, sehingga memperbesar tantangan bagi tim penyelamat dalam mengevakuasi korban yang diduga masih berada di bawah reruntuhan.

Baca Juga  Trump Siap Serbu Venezuela Lewat Jalur Darat? AS Klaim Operasi Anti-Narkoba Besar-Besaran

Dalam keterangannya, kementerian menyebut operasi penyelamatan telah berhasil mengevakuasi 6.462 orang dalam kondisi selamat sejak hari pertama bencana.

“Fokus utama saat ini adalah menyelamatkan korban, menjaga keselamatan masyarakat, serta mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak,” demikian disampaikan pemerintah dalam pernyataan resminya.

Untuk memperkuat penanganan darurat, sebanyak 3.281 personel penyelamat internasional diterjunkan membantu operasi kemanusiaan.

Sementara itu, pemerintah Venezuela juga mengerahkan 29.567 personel yang terdiri atas unsur militer, kepolisian, tenaga medis, dan relawan guna mempercepat distribusi bantuan serta penanganan korban.

Tim penyelamat masih disiagakan di sejumlah titik yang mengalami kerusakan paling parah. Selain melakukan pencarian korban, mereka juga memastikan keamanan lingkungan sebelum masyarakat diizinkan kembali ke kawasan terdampak.

Berdasarkan data US Geological Survey (USGS), bencana tersebut dipicu oleh dua gempa besar yang terjadi pada 24 Juni dengan magnitudo 7,2 dan 7,5.

Kedua gempa berlangsung hanya dalam selang waktu sekitar 39 detik, sehingga menghasilkan guncangan beruntun yang memperparah tingkat kerusakan.

Aktivitas seismik di kawasan itu belum sepenuhnya mereda. Hingga laporan terbaru, pemerintah mencatat sedikitnya 942 gempa susulan telah terjadi setelah gempa utama, sehingga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya lanjutan.

Pemerintah Venezuela bersama mitra internasional kini memprioritaskan percepatan rehabilitasi infrastruktur, penyediaan layanan kesehatan, distribusi logistik, serta pembangunan kembali fasilitas publik yang rusak agar aktivitas masyarakat dapat pulih secara bertahap.

Baca berita nasional dan internasional terbaru lainnya di JurnalLugas.Com.

(Dahlan)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait