Cristiano Ronaldo Dicadangkan, Lalu Tinggalkan Timnas Portugal

JurnalLugas.Com — Cristiano Ronaldo kembali menjadi pusat perhatian setelah meninggalkan pemusatan latihan timnas Portugal di tengah persiapan menghadapi Denmark pada UEFA Nations League 2026.

Situasi ini bermula ketika Ronaldo untuk pertama kalinya pada era Jorge Jesus harus menyaksikan pertandingan dari bangku cadangan. Portugal tetap menang 2-1 atas Norwegia di Ullevaal Stadion, Oslo, tetapi kemenangan tersebut justru diwarnai sorotan terhadap keputusan mencadangkan sang kapten.

Bacaan Lainnya

Portugal membuka keunggulan melalui Joao Felix pada menit ke-17. Norwegia kemudian menyamakan skor lewat Erling Haaland pada menit ke-51. Goncalo Ramos akhirnya memastikan kemenangan Portugal semenit kemudian melalui gol chip setelah memanfaatkan kesalahan kiper Orjan Nyland.

Namun, kamera justru berkali-kali menyorot Ronaldo di bangku cadangan. Pemain berusia 41 tahun itu sempat melakukan pemanasan dan terlihat memberikan dukungan kepada rekan-rekannya.

Ronaldo akhirnya tidak dimainkan hingga pertandingan selesai.

Keputusan Jorge Jesus dan Respons Ronaldo

Keputusan tersebut menjadi perhatian karena Ronaldo sebelumnya selalu memiliki posisi penting di tim nasional Portugal. Catatan tidak dimainkan sebagai pemain cadangan bahkan disebut terakhir terjadi pada 2008 ketika Portugal menghadapi Swiss dalam Kualifikasi Euro.

Baca Juga  Portugal Taklukkan Wales, Gol Joao Felix Jadi Pembeda, Ronaldo Dianulir VAR

Situasi semakin menarik karena Jorge Jesus dan Ronaldo sebelumnya memiliki hubungan kerja di Al-Nassr. Keduanya bahkan membawa klub tersebut meraih gelar Liga Arab Saudi pada musim sebelumnya.

Setelah pertandingan melawan Norwegia, Jorge Jesus menjelaskan bahwa Ronaldo sebenarnya disiapkan untuk masuk sebagai pemain pengganti. Namun, perkembangan pertandingan membuat rencana tersebut berubah.

Jesus juga menyebut Ronaldo berpeluang mendapatkan menit bermain saat Portugal menghadapi Denmark.

Masalahnya, sebelum pertandingan tersebut berlangsung, Ronaldo justru meninggalkan pemusatan latihan.

Ronaldo sempat berbicara empat mata dengan Jorge Jesus selama sekitar 30 menit. Setelah itu, ia memilih kembali ke hotel dan tidak melanjutkan agenda latihan bersama skuad.

Situasi tersebut kemudian mendorong Presiden Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) Pedro Proenca datang ke Malmo untuk membahas persoalan yang berkembang di dalam tim.

Namun, pertemuan tersebut tidak mencegah Ronaldo mengambil keputusan untuk meninggalkan skuad.

Melalui unggahan di media sosial, Ronaldo menyatakan kepergiannya dilakukan setelah berbicara dengan Presiden FPF dan menyikapi konferensi pers Jorge Jesus.

“Saya memutuskan meninggalkan kamp tim nasional,” tulis Ronaldo.

Ia juga belum mengungkap secara terbuka alasan lengkap di balik keputusan tersebut. Ronaldo mengatakan akan menyampaikan apa yang sebenarnya terjadi kepada publik Portugal pada waktu yang dianggap tepat.

FPF kemudian mengonfirmasi kepergian Ronaldo, tetapi tidak menjelaskan alasan maupun detail keputusan tersebut.

Masa Depan Ronaldo di Portugal

Kepergian Ronaldo otomatis menimbulkan pertanyaan mengenai kelanjutan karier internasionalnya. Apalagi, perselisihan situasi dengan pelatih terjadi ketika usia sang pemain sudah mencapai 41 tahun.

Ronaldo masih menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Portugal dan selama bertahun-tahun menjadi figur utama di lini depan Selecao das Quinas.

Kini persoalannya bukan sekadar apakah Ronaldo akan bermain melawan Denmark. Keputusan meninggalkan pemusatan latihan membuka pertanyaan lebih besar mengenai hubungan sang kapten dengan Jorge Jesus serta posisi Ronaldo dalam rencana Portugal berikutnya.

Di tengah usia yang tidak lagi muda dan munculnya dinamika baru di bawah Jorge Jesus, masa depan Ronaldo bersama tim nasional Portugal kini kembali menjadi tanda tanya.

Baca berita olahraga dan informasi terbaru lainnya di JurnalLugas.Com.

(Kardi)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait