JurnalLugas.Com — PT United Tractors Tbk (UNTR) menyiapkan aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham dengan nilai maksimal Rp2 triliun.
Rencana tersebut disampaikan perseroan melalui keterbukaan informasi pada Kamis, 1 Oktober 2026. Pelaksanaan buyback dijadwalkan berlangsung mulai 1 Oktober hingga 31 Desember 2026.
Dalam rencana tersebut, jumlah saham yang dibeli kembali tidak akan melampaui 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. United Tractors juga memastikan jumlah saham yang beredar di publik atau free float setelah buyback tetap minimal 15 persen dari modal ditempatkan dan disetor.
Pakai Dana Internal
United Tractors menyatakan pembelian kembali saham akan dibiayai menggunakan dana internal perusahaan. Dana tersebut tidak berasal dari pinjaman maupun hasil penawaran umum.
Perseroan juga menyebut aksi buyback tidak diperkirakan menimbulkan dampak material terhadap kinerja keuangan maupun kegiatan usaha.
Menurut perseroan, kondisi modal dan arus kas saat ini masih memadai untuk membiayai pembelian kembali saham sekaligus menjaga kebutuhan operasional perusahaan.
Setelah periode buyback berakhir, saham yang telah dibeli kembali rencananya disimpan sebagai saham treasuri.
Pengalihan saham hasil buyback nantinya dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk POJK Nomor 13 Tahun 2023 dan POJK Nomor 29 Tahun 2023.
Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com
(Hans)






