JurnalLugas.Com – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan perdagangan 1–4 September 2025 ditutup menguat tipis sebesar 0,47 persen ke posisi 7.867 poin. Meski kenaikan indeks tidak terlalu besar, sejumlah emiten berhasil mencatatkan lonjakan harga signifikan.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE), yang melesat 87 persen dari Rp194 menjadi Rp362 per saham. Pencapaian ini menjadikan CBRE sebagai pemimpin daftar top gainers pekan ini.
Lonjakan CBRE dan Faktor Pendorong
Kenaikan drastis saham CBRE didorong rencana rights issue jumbo yang tengah dipersiapkan perseroan. Aksi korporasi ini direncanakan melalui penerbitan hingga 48 miliar saham baru, dengan potensi perolehan dana mencapai sekitar Rp1,2 triliun. Nilai tersebut hampir menyamai kapitalisasi pasar CBRE saat ini yang berada di kisaran Rp1,3 triliun.
Seorang analis pasar modal menilai, rencana penerbitan saham baru dalam jumlah besar tersebut menjadi katalis utama yang mendorong euforia investor.
“Reli harga CBRE dipicu ekspektasi pasar terhadap rights issue jumbo yang berpotensi memberi ruang ekspansi signifikan bagi perseroan,” jelas seorang pengamat pasar.
Selain itu, perusahaan juga berencana memperluas portofolio bisnis ke sektor jasa penunjang offshore seperti infrastruktur energi lepas pantai, migas, hingga proyek PLTA laut. Langkah ini dinilai sebagai strategi diversifikasi jangka panjang yang menarik minat investor.
Daftar Top Gainers Sepekan
Selain CBRE, beberapa saham lain juga masuk jajaran top gainers sepekan terakhir, di antaranya:
- PT Shield On Service Tbk (SOSS) naik 54,96 persen, dari Rp655 menjadi Rp1.015.
- PT Golden Flower Tbk (POLU) menguat 42,56 persen, dari Rp6.050 menjadi Rp8.625.
- PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) bertambah 40,74 persen, dari Rp162 menjadi Rp228.
Bagi Investor
Lonjakan saham CBRE memberi beberapa catatan penting:
- Potensi dan Risiko Rights Issue
Aksi korporasi berskala jumbo bisa menjadi peluang bagi investor, tetapi juga meningkatkan volatilitas harga. - Diversifikasi Bisnis
Ekspansi CBRE ke sektor offshore dan energi terbarukan menambah prospek pertumbuhan jangka panjang. - Sentimen Pasar
Euforia investor bisa bertahan bila didukung prospektus yang jelas dan realisasi strategi bisnis yang konsisten.
Reli saham CBRE yang tembus 87 persen dalam sepekan mencerminkan kombinasi antara ekspektasi pasar, aksi korporasi besar, dan strategi diversifikasi usaha. Meski demikian, investor tetap disarankan berhati-hati dengan memperhatikan valuasi baru setelah rights issue.
Selengkapnya dapat dibaca di JurnalLugas.Com.






