JurnalLugas.Com – Bayern Munich melewati ujian berat saat bertandang ke markas SC Freiburg dalam lanjutan Bundesliga 2026/2027.
Tanpa pelatih Vincent Kompany di pinggir lapangan, Die Roten tetap mampu mengamankan kemenangan 3-1 di Europa-Park Stadion, Minggu (25 Oktober 2026).
Hasil tersebut memiliki arti penting bagi Bayern. Selain kembali mengamankan posisi teratas klasemen, kemenangan ini diwarnai pencapaian pribadi Serge Gnabry yang mencetak gol ke-100 sepanjang kiprahnya di Bundesliga.
Bayern tidak langsung mendominasi sejak pertandingan dimulai. Freiburg memberikan perlawanan, tetapi tim tamu lebih efektif dalam memanfaatkan peluang yang tersedia.
Dayot Upamecano membuka keunggulan Bayern pada menit ke-16. Bek asal Prancis itu memulai serangan setelah merebut bola di area pertahanan sendiri, kemudian melanjutkan pergerakan ke depan sebelum menuntaskan peluang melalui kerja sama dengan Michael Olise.
Gol tersebut memperlihatkan kontribusi Upamecano yang tidak hanya penting dalam menjaga pertahanan, tetapi juga mampu membantu membangun serangan ketika kesempatan terbuka.
Gol ke-100 Serge Gnabry
Bayern memperbesar keunggulan menjelang turun minum. Pada menit ke-42, Gnabry menyelesaikan umpan Nathaniel Brown dan mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Gol itu menjadi penanda pencapaian penting bagi Gnabry. Ia mencapai koleksi 100 gol di Bundesliga, sebuah tonggak yang memperkuat catatan kariernya di kompetisi sepak bola tertinggi Jerman tersebut.
Keunggulan dua gol membuat Bayern memiliki posisi lebih nyaman untuk mengendalikan pertandingan setelah jeda. Harry Kane dan sejumlah pemain Bayern sempat memperoleh kesempatan menambah gol, tetapi upaya mereka belum menghasilkan perubahan skor.
Freiburg kemudian mencoba bangkit pada babak kedua. Tekanan tuan rumah meningkat ketika pertandingan memasuki fase akhir, sementara Bayern harus menjaga konsentrasi agar keunggulan tidak terbuang.
Upaya Freiburg membuahkan hasil pada menit ke-82. Umpan mendatar Jordy Makengo berujung gol bunuh diri Tom Bischof yang membuat skor berubah menjadi 1-2.
Gol tersebut membuka kembali peluang Freiburg untuk menyamakan kedudukan. Tuan rumah semakin berani menyerang dan hampir mencetak gol tambahan melalui sundulan Matthias Ginter. Namun, kiper Bayern Jonas Urbig mampu menggagalkan peluang tersebut.
Michael Olise Mengunci Kemenangan
Ketika Freiburg berusaha mengejar gol penyeimbang, Bayern justru memastikan kemenangan pada menit ke-90+5.
Michael Olise memanfaatkan kesalahan dalam penguasaan bola Freiburg. Setelah merebut bola ketika kiper Mio Backhaus berada jauh dari gawangnya, pemain Bayern itu menyelesaikan peluang ke gawang yang tidak terjaga.
Gol tersebut memastikan Bayern menang 3-1 sekaligus memupus harapan Freiburg untuk menyelamatkan poin di kandang sendiri.
Kemenangan Bayern juga tidak terlepas dari situasi tim yang sedang menghadapi kendala di luar lapangan. Kompany absen karena masalah kesehatan dan posisinya untuk sementara digantikan asisten pelatih Aaron Danks.
Sebelum pertandingan, Danks memberikan kabar positif mengenai kondisi Kompany. Ia menyebut perkembangan kesehatan sang pelatih menunjukkan tanda-tanda yang baik, meski pemeriksaan medis masih berlanjut.
Di bawah arahan Danks, Bayern mampu mempertahankan keunggulan meskipun sempat mendapat tekanan serius menjelang akhir pertandingan.
Tambahan tiga poin membawa Bayern mengoleksi 17 poin dan kembali menempati puncak klasemen Bundesliga berdasarkan keunggulan selisih gol atas Borussia Dortmund. Freiburg tetap berada di posisi ketiga dengan 13 poin.
Bayern, kemenangan ini bukan sekadar hasil positif dalam laga tandang. Tim juga menunjukkan kemampuan menjaga persaingan di papan atas ketika menghadapi situasi yang tidak ideal.
Sementara bagi Gnabry, gol di Freiburg menjadi catatan bersejarah yang melengkapi kemenangan timnya.
Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com
(Kardi)






