JurnalLugas.Com — Mitsubishi Motors memberi sinyal bahwa warisan mobil performa tinggi Lancer Evolution belum berakhir. Melalui Mitsubishi ASX VR-e, pabrikan asal Jepang itu menghadirkan SUV listrik dengan kemampuan akselerasi agresif sekaligus membuka peluang bagi lahirnya kendaraan berkarakter Evo pada masa mendatang.
Model ASX VR-e GSR tahun 2027 dijadwalkan meluncur di Australia pada November 2026. Varian tertingginya diklaim mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 kilometer per jam dalam 3,9 detik, menjadikannya salah satu model yang menarik perhatian dalam langkah elektrifikasi Mitsubishi.
CEO Mitsubishi Motors Australia, Shunichi Kihara, menegaskan bahwa kehadiran kendaraan tersebut tidak berarti perusahaan menutup kemungkinan menghadirkan model Evo berikutnya.
Menurut Kihara, nama Pajero dan Evo masih memiliki tempat penting dalam identitas Mitsubishi. Ia menyebut ASX VR-e sebagai salah satu upaya perusahaan mempertahankan karakter performa yang selama ini melekat pada merek tersebut.
“Warisan Pajero dan Evo masih kuat di mata konsumen. Karena itu, Mitsubishi tetap membuka peluang menghadirkan kendaraan berkarakter Evo,” ujar Kihara, sebagaimana dikutip dari keterangannya.
ASX VR-e GSR Mengandalkan Dua Motor Listrik
Mitsubishi ASX VR-e dikembangkan melalui kerja sama dengan Foxtron, perusahaan asal Taiwan. Di pasar Taiwan, kendaraan yang menjadi basis model tersebut dipasarkan dengan nama Bria.
Di Australia, ASX VR-e akan ditawarkan dalam empat varian. Seluruhnya menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 57,7 kWh dan mendukung pengisian cepat DC hingga 134 kW. Harga resmi untuk pasar tersebut belum diumumkan.
Varian LS, Aspire, dan Exceed memakai satu motor listrik yang menggerakkan roda belakang. Konfigurasi ini menghasilkan tenaga 171 kW dengan torsi 350 Nm.
Sementara itu, ASX VR-e GSR mendapatkan tambahan motor listrik di bagian depan. Kombinasi dua motor tersebut menghasilkan tenaga total 342 kW dan torsi 700 Nm, atau dua kali lipat keluaran versi bermotor tunggal.
Sistem penggerak GSR juga dilengkapi pengaturan distribusi torsi. Dalam mode Sport, pembagian tenaga dapat diarahkan dengan karakter 30 persen ke roda depan dan 70 persen ke roda belakang, sebelum kembali seimbang ketika pengemudi meminta tenaga penuh.
Manajer Produk Mitsubishi Australia, Tim Clarke, menjelaskan bahwa pengaturan tersebut dirancang untuk memberikan karakter berkendara yang lebih dinamis, terutama ketika mobil melewati jalan berkelok.
Menurut Clarke, dominasi tenaga ke roda belakang dalam mode Sport diharapkan membuat respons kendaraan terasa lebih menyenangkan saat dikemudikan di tikungan.
Penyetelan Disesuaikan dengan Jalan Australia
Bukan hanya menambahkan tenaga listrik, Mitsubishi juga melakukan pengujian dan penyetelan lokal di bekas fasilitas pengujian kendaraan Holden di Lang Lang, Australia.
Sejumlah komponen disesuaikan dalam proses tersebut, termasuk peredam kejut, bump stop, dan sistem kemudi elektrik. Pegas suspensi juga masih berpotensi mendapatkan perubahan berdasarkan hasil pengembangan.
Langkah ini menunjukkan bahwa Mitsubishi tidak sekadar mengandalkan spesifikasi tenaga sebagai daya tarik ASX VR-e. Karakter pengendalian turut menjadi perhatian, terutama untuk menyesuaikan kendaraan dengan kondisi jalan setempat.
Kihara mengakui bahwa pasar masih menunjukkan minat terhadap mobil dengan performa tinggi. Pandangan serupa disampaikan Presiden sekaligus Chief Operating Officer Mitsubishi, Keisuke Kishiura, yang menyebut Evo dan Galant sebagai aset berharga perusahaan.
Dalam rapat pemegang saham di Tokyo pada Juni 2026, Kishiura menyampaikan keinginan Mitsubishi untuk mempertahankan kemampuan mengembangkan mobil dengan karakter kuat seperti Lancer Evolution.
Lancer Evolution terakhir yang dijual di Australia adalah Evolution X Final Edition pada akhir 2015. Meski ASX VR-e hadir dalam bentuk SUV listrik, pernyataan para petinggi Mitsubishi memperlihatkan bahwa perusahaan belum sepenuhnya meninggalkan gagasan tentang mobil berperforma tinggi.
Namun, hingga kini belum ada pengumuman resmi mengenai jadwal atau spesifikasi model Lancer Evolution generasi baru. ASX VR-e menjadi sinyal arah pengembangan Mitsubishi, bukan kepastian bahwa sedan legendaris tersebut akan kembali dalam waktu dekat.
Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com
(Tirta me)






