Gibran Diwacanakan Dimakzulkan, Surya Paloh, Ini Bukan Kegembiraan

JurnalLugas.Com – Wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendapat tanggapan dari Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

Ia menyebut persoalan tersebut sebagai sesuatu yang memprihatinkan dan mengingatkan agar tidak ada pihak yang justru bergembira atas polemik kepemimpinan nasional.

Bacaan Lainnya

Surya menyampaikan pandangannya di Jakarta Pusat, Minggu (8/11/2026). Menurutnya, persoalan yang menyangkut posisi wakil presiden tidak semestinya diperlakukan sebagai kemenangan atau kekalahan kelompok tertentu.

“Rasa keprihatinannya. Kalau pun ditambah kalimat yang penting, kesedihan. Ini bukan kegembiraan bagi kita sebagai anak bangsa,” kata Surya.

Ia mengingatkan bahwa Gibran saat ini menjalankan pemerintahan bersama Presiden Prabowo Subianto sebagai pasangan yang memperoleh mandat rakyat untuk memimpin hingga Pemilu 2029.

Surya menilai keberlangsungan kepemimpinan tersebut perlu menjadi salah satu pertimbangan dalam menyikapi munculnya wacana pemakzulan. Sebab, masa jabatan pemerintahan Prabowo-Gibran masih menyisakan sekitar tiga tahun.

“Sebagian besar rakyat Indonesia memberikan amanah kepercayaan untuk melanjutkan kepemimpinan mereka sampai batas pemilu berikutnya, 2029,” ujarnya.

Surya Paloh Tak Menutup Proses Pemakzulan

Meski menyampaikan keprihatinan, Surya tidak menyatakan bahwa proses pemakzulan harus dihentikan. Ia menegaskan, apabila seluruh persyaratan telah terpenuhi, proses tersebut harus dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baginya, keputusan dalam persoalan tersebut harus diarahkan pada kepentingan bangsa dan negara, bukan didorong oleh kegembiraan atas kesulitan pihak lain.

“Kalau semua persyaratan sudah terpenuhi, tidak ada jalan lain lagi,” jelasnya.

Surya juga mengingatkan masyarakat dan para pihak yang terlibat agar menjaga sikap dalam menghadapi polemik tersebut.

Perbedaan pandangan politik, menurut pesan yang disampaikannya, tidak seharusnya menghilangkan rasa kebersamaan sebagai sesama anak bangsa.

Pernyataan Surya itu menempatkan dua hal sebagai perhatian utama, yakni penghormatan terhadap mandat kepemimpinan hingga 2029 dan kepatuhan pada mekanisme yang berlaku apabila syarat pemakzulan memang terpenuhi.

Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com

(Soefriyanto news)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  NasDem Dukung Putra Presiden ke-3 RI B.J. Habibie Maju Pilkada Jabar Surya Paloh Kapasitas dan Profesionalitas Ilham Akbar Habibie Cukup Mumpuni

Pos terkait